Detak.news — JAKARTA – Lebih dari 16.500 masyarakat di 22 titik di seluruh Indonesia telah berpartisipasi dalam program Cek Kesehatan Segitiga Gratis. Program ini tidak hanya menyediakan pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, tetapi juga mengintegrasikan edukasi kesehatan, konsultasi dokter, serta aktivitas fisik bersama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Dexa Group terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Corporate Supply Chain & Sustainability Director Dexa Group, Anton Harjanto, menyatakan bahwa program ini adalah implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
“Sebagai perusahaan kesehatan, kami berkomitmen menghadirkan obat-obatan berkualitas untuk mendukung Jaminan Kesehatan Nasional atau BPJS Kesehatan, serta berkontribusi membangun masyarakat yang lebih sehat melalui edukasi dan deteksi dini penyakit tidak menular,” ujar Anton dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2026).
Berbeda dari kegiatan skrining pada umumnya, Cek Kesehatan Segitiga Gratis melampaui sekadar hasil pemeriksaan. Setiap peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai kondisi kesehatan mereka, kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter, serta edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Peserta juga diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik bersama, dengan harapan pendekatan holistik ini mendorong perubahan perilaku positif.
Dexa Group terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, selain menghadirkan obat-obatan berkualitas untuk mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Risiko Penyakit Tidak Menular
Pada pelaksanaan Cek Kesehatan Segitiga Gratis di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (19/7/2026), sebanyak 1.486 peserta mengikuti pemeriksaan. Hasil skrining menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan: sekitar 52% peserta teridentifikasi memiliki setidaknya satu faktor risiko PTM. Rinciannya, 32,2% peserta memiliki kadar kolesterol tinggi, 24,4% mengalami tekanan darah tinggi, dan 6,3% menunjukkan kadar gula darah tinggi.
Dokter Umum RS Bhakti Mulia, dr. Karinnia, menyoroti pentingnya deteksi dini mengingat PTM umumnya berkembang tanpa gejala pada stadium awal. “Yang perlu menjadi perhatian, kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang merasa dirinya sehat padahal sudah memiliki faktor risiko,” jelasnya.
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin tekanan darah, gula darah, dan kolesterol menjadi sangat krusial sebagai langkah deteksi dini sebelum komplikasi muncul. “Program seperti Cek Kesehatan Segitiga Gratis juga sangat baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih rutin memeriksakan kesehatannya,” tambah dr. Karinnia.
Sejak diluncurkan pada tahun 2024, program Cek Kesehatan Segitiga Gratis telah diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Bandung, Bogor, Cirebon, Jakarta, Karawang, Makassar, Palembang, Solo, Surabaya, Tangerang Selatan, dan Yogyakarta. Dexa Group berencana untuk terus memperluas jangkauan program ini agar lebih banyak masyarakat mendapatkan akses terhadap deteksi dini, edukasi kesehatan, konsultasi medis, dan pendampingan untuk membangun kebiasaan hidup sehat.
Ikuti Detak.news
