Detak.news — Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan telah melakukan pertemuan langsung dengan pelatih ternama asal Spanyol, Pep Guardiola. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perombakan besar-besaran di tubuh sepak bola Italia, menyusul kegagalan timnas mereka lolos ke Piala Dunia 2026, yang merupakan kali ketiga berturut-turut.
Perubahan di FIGC dimulai dengan pergantian kepengurusan, di mana Gabriele Gravina tidak lagi menjabat. Presiden baru, John Malago, disebut-sebut membawa nama-nama besar untuk membenahi sepak bola Italia, termasuk menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik dan Leonardo sebagai penasihat.
Salah satu tugas krusial yang diemban oleh jajaran baru FIGC adalah mencari pengganti pelatih timnas, Gennaro Gattuso. Di antara berbagai nama yang santer diberitakan, Guardiola kini disebut-sebut menjadi kandidat terkuat.
Menurut laporan dari Football Italia, Maldini dan Leonardo bahkan rela terbang ke Spanyol untuk menemui Guardiola yang sedang menjalani liburan musim panas. Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk membujuk Guardiola agar bersedia mengambil alih timnas Italia mulai tahun ini.
Meski Guardiola dikabarkan ingin mengambil jeda istirahat setidaknya selama satu tahun, laporan tersebut mengindikasikan bahwa ia menunjukkan ketertarikan terhadap tawaran untuk melatih timnas Italia. Keputusan akhir kini berada di tangan Guardiola.
FIGC sendiri tidak ingin menunda terlalu lama proses pencarian pelatih baru, mengingat agenda penting yang menanti, termasuk partisipasi di Nations League dan kualifikasi Euro 2028. Misi utama yang diusung adalah meloloskan Italia ke Piala Dunia 2030.
Selain itu, jika Guardiola menerima tawaran tersebut, ia juga akan diberi tanggung jawab untuk mengawasi perkembangan pembinaan pemain muda di Italia. Kedekatan Guardiola dengan sepak bola Italia tidaklah baru; ia pernah bermain untuk Brescia pada awal tahun 2000-an dan memiliki ikatan emosional dengan mendiang pelatih legendaris Brescia, Carlo Mazzone.
Ikuti Detak.news
