Detak.news — Garmin, produsen perangkat pintar ternama, secara resmi meluncurkan produk terbarunya, Garmin Cirqa. Ini merupakan pelacak kebugaran tanpa layar pertama dari perusahaan yang dirancang khusus bagi pengguna yang mengutamakan pemantauan kesehatan dan aktivitas fisik tanpa gangguan tampilan layar.
Meskipun tanpa layar, Cirqa dibekali tali berbahan kain yang ringan namun tetap dilengkapi fitur pemantauan kesehatan yang komprehensif. Perangkat ini mampu melacak berbagai metrik penting, termasuk durasi dan kualitas tidur, tingkat pemulihan tubuh, denyut jantung, level stres, laju pernapasan, saturasi oksigen darah, suhu kulit, hingga aktivitas harian pengguna.
Garmin Cirqa secara otomatis dapat mendeteksi dan mencatat lebih dari 80 jenis aktivitas olahraga, mulai dari berlari, berjalan kaki, hingga yoga. Seluruh data yang terkumpul dapat diakses dan disunting melalui aplikasi Garmin Connect. Sistem perangkat ini juga memiliki kemampuan adaptif untuk mempelajari pola gerakan pengguna, sehingga akurasi klasifikasi jenis olahraga akan terus meningkat seiring waktu.
Desain minimalis menjadi salah satu keunggulan Cirqa. Perangkat ini tidak dilengkapi layar sentuh, hanya mengandalkan satu tombol fisik utama. Keunggulan utamanya terletak pada efisiensi daya, dengan klaim baterai yang mampu bertahan hingga 10 hari dalam satu kali pengisian daya.
Tali kain penyangga Cirqa tersedia dalam beberapa pilihan warna netral seperti Black, Dark Olive, French Blue, dan Mauve. Tali ini dapat dikenakan di pergelangan tangan maupun lengan bagian atas.
Selain fitur kebugaran umum, Cirqa juga menyertakan fitur pemantau kesehatan perempuan. Pengguna dapat melacak siklus menstruasi dan kehamilan, serta mencatat perubahan suhu kulit untuk prediksi masa subur yang lebih akurat.
Seluruh data utama terkait kesehatan, tidur, dan pemulihan dapat diakses secara gratis melalui aplikasi Garmin Connect. Namun, bagi pengguna yang menginginkan analisis mendalam dan fitur pelatihan tambahan, Garmin menyediakan layanan berlangganan opsional bernama Garmin Connect+.
Kehadiran Cirqa langsung menarik perhatian dan perbandingan dengan Whoop, pelacak kebugaran tanpa layar lain yang juga berfokus pada data kesehatan dan pemulihan tubuh tanpa notifikasi pesan atau aplikasi.
Perbedaan utama antara keduanya terletak pada skema penjualan. Garmin Cirqa dijual dengan sistem pembelian sekali bayar seharga US$ 199 (sekitar Rp 3,6 juta). Sementara itu, Whoop menerapkan sistem keanggotaan berkala yang sudah mencakup perangkat kerasnya.
Pasar pelacak kebugaran tanpa layar semakin kompetitif dengan hadirnya pemain lain seperti Polar Loop yang dibanderol seharga S$ 269 (sekitar Rp 3,7 juta) dan Google Fitbit Air yang dirilis pada Mei 2026 dengan harga S$ 189 (sekitar Rp 2,6 juta).
Tren perangkat wearable tanpa layar semakin diminati oleh masyarakat yang mengalami kelelahan digital. Layar pada jam tangan atau gelang kebugaran konvensional sering kali menimbulkan gangguan berupa notifikasi pesan, panggilan, dan media sosial yang konstan. Segmen pasar baru ini menawarkan solusi bagi pengguna yang ingin memantau data biometrik dan kesehatan tubuh secara presisi tanpa interaksi layar yang berlebihan.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.