— Sebanyak 2.500 peserta memadati Plaza Selatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (26/7/2026), untuk mengikuti Intibios Fun Run 2026. Ajang lari sejauh lima kilometer ini diselenggarakan sebagai bagian dari kampanye gaya hidup sehat sekaligus menghadirkan pengalaman olahraga yang dipadukan dengan konsep wellness.

Presiden Direktur Intibios Lab, Klinik, dan Farmasi, Yeni Handayani, menyatakan bahwa penyelenggaraan Intibios Fun Run merupakan upaya perusahaan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.

“Tujuannya paling utama memang branding. Selain itu, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia bergerak sehat. Karena intinya saat ini hidup sehat itu kuncinya cuma gerak, gembira, dan pikiran positif,” ujar Yeni kepada Beritasatu.com, Minggu (26/7/2026).

Yeni menambahkan, Intibios berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin dengan rangkaian acara yang lebih lengkap di masa mendatang. Ke depan, peserta tidak hanya mengikuti lomba lari, tetapi juga dapat menikmati berbagai aktivitas penunjang kesehatan, seperti yoga dan program well-being.

“Kemungkinan ke depan kita akan bikin series. Kita kemas juga dengan wellness, di mana ada produk-produk kesehatan yang sifatnya preventif. Nanti kita kombinasikan lagi dengan yoga dan well-being. Jadi satu paket, lari plus dapat happiness,” jelasnya.

Pemilihan TMII sebagai lokasi penyelenggaraan didasarkan pada kesesuaiannya dengan tema Nusantara yang diusung dalam Intibios Fun Run 2026. Lintasan yang melintasi kawasan anjungan budaya diharapkan memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada para peserta.

Sementara itu, Akrama Bukari Ramdhani Jati keluar sebagai pelari pertama yang mencapai garis finis dengan catatan waktu sekitar 20 menit. Ia mengaku awalnya hanya ingin meramaikan acara bersama komunitas larinya tanpa menargetkan kemenangan.

“Perasaannya senang banget, happy, terus juga finish strong. Sebenarnya target ikut fun run hari ini cuma ingin fun saja karena teman-teman komunitas juga ikut. Ternyata bisa finis pertama, alhamdulillah,” kata Akram.

Akram mengungkapkan hasil tersebut diraih melalui latihan rutin yang dijalaninya, meliputi interval training, tempo run, easy run, hingga long run. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang baru ingin memulai berlari agar tidak terburu-buru mengejar kecepatan dan lebih mengutamakan konsistensi latihan.

“Kalau ingin mulai lari, coba easy run dulu. Jangan langsung ingin kencang karena semuanya butuh proses latihan. Perbanyak latihan, jangan cuma FOMO. Tapi kalau FOMO-nya bikin jadi lari dan hidup sehat, enggak apa-apa,” tutupnya.