POJOKberita.id BOLMUT__Masa Aksi LSM Penjara dan GM 351 demo tolak hutan tanam industri (HTI) oleh dua perusahaan,di Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Kamis (09/2/2023).
Dipimpin koordinator lapangan (Korlap) Zul Tamera, massa aksi di sambut lansung kepala Dinas DLHK Bolmut DR.Moh.Hidayat Panigoro,S.Sos,M.Si di dampingi Sekretaris Adler Mangansoa,SP.i,M.Si,
Aksi demo yang dilakukan di depan Kantor DLH ini, terkait penolakan pembukaan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang akan dilakukan dua perusahaan yaitu PT. Hutan Cipta bersama dan PT. Global Tanam Lestari di Kabupaten Bolmut.
Menurut masa aksi, progam HTI akan berdampak negatif bagi Kabupaten Bolmut. Hal diterangkan secara resmi dalam selembaran yang dibagikan.
“Mulai dari perubahan iklim, rusaknya aneka ragam hayati, dan juga persoalan sosial lainnya karena pembebasan hutan seluas puluhan ribu hektar,” keterangan tersebut.
Ia juga meminta kepada masyarakat, agar sama sama sadar akan pentingnya hutan untuk kehidupan kita dan kestabilan alam.
“Aksi kami pada hari ini mengingat dampak negatif hutan yang akan di kelola pihak perusahan tersebut, karena nantinya membuat daerah Bolmut akan semakin buruk,” ujar Koordinator Aksi Jul Tamera.
Kepala DLH Bolmut DR.Hidayat Panigoro menyampaikan, terkait beberapa hal yang menyangkut kegiatan HTI di Bolmut ini, baru merupakan permohonan kerangka acuan.
“Ini baru merupakan kerangka acuan, nanti dari kerangka acuan itu baru kiat menentukan daerah mana, wilayah mana dan titik mana yang mendapat izin dari kementrian,”Jelasnya.
Hidayat kemudian menerangkan terkait rencana aktivitas dua perusahaan tersebut, menurut Hidayat, DLHK Bolmut hanya menerima, karena perizinannya melalui Kementerian dan pemerintah provinsi, sedangkan Pemda Bolmut hanya menerima masuknya perusahan tersebut.
“Saya juga kemarin sudah mengikuti daring untuk meminta kepada HTI dan Kementrian pada pembahasan nanti akan melibatan seluruh masyarakat baik itu dari desa,toko masyarakat, adat, kades, camat ,wartawan dan LSM untuk hadir, saya juga menolak menggunakan sistem Daring, karena kalau sistem daring kita punya keterbatasan,” jelasnya
Sembari mengatakan “kalau untuk penjelasan teknis belum bisa karrna ini baru tahapan”.
Meski demikian,DR. Hidayat Panigoro S.sos,M.Si, sangat bersukur atas kedatangan teman teman LSM, karena ini bagian kontrol dari masyarakat terhadap masa depan hutan Bolmut.
Penulis : mor-Pojok
Editor : Doank



















