Detak.news — JAKARTA – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia mendapat dukungan penuh dari Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, untuk melebarkan sayap ke pasar China. Langkah ini dinilai sebagai peluang besar untuk menjangkau potensi pasar raksasa dengan lebih dari 1,4 miliar jiwa penduduk.
“Kami mendukung UMKM Indonesia dalam melakukan ekspansi internasional yang tak hanya meningkatkan kapasitas pengembangan dan daya saing mereka, tetapi juga memperkaya ragam produk di pasar kawasan dan global,” ujar Wang, mengutip laporan ANTARA, Senin (20/7/2026).
Wang menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Peran mereka sangat krusial dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta memperkuat denyut nadi ekonomi.
Pasar China saat ini memiliki lebih dari 400 juta populasi berpenghasilan menengah yang memiliki preferensi tinggi terhadap produk impor berkualitas. Produk-produk unggulan Indonesia, mulai dari sektor pertanian, perikanan, kelautan, kerajinan tangan, hingga produk ramah lingkungan (green products), sudah cukup dikenal di kalangan masyarakat China.
Tingginya permintaan tersebut membuka lebar kesempatan bagi para pelaku UMKM Tanah Air. Pemerintah China mengundang para pebisnis Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai pameran dagang utama serta program strategis seperti Ekspor ke China dan Berinvestasi ke China.
“Dengan keikutsertaan tersebut, pebisnis Indonesia dapat menciptakan produk berkualitas tinggi dengan ciri khas yang sesuai dengan selera pasar China,” tambah Wang.
Integrasi Pembayaran Digital Lintas Negara
Kolaborasi ekonomi antara kedua negara diproyeksikan akan semakin kokoh dengan adanya integrasi sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR. Konektivitas antara sistem pembayaran QRIS Indonesia dan sistem QR dari China diharapkan dapat menekan biaya transaksi antarnegara, meningkatkan efisiensi perputaran modal, serta menjamin keamanan setiap transaksi.
“Konektivitas ini akan menunjang kenyamanan pembayaran antarnegara, memberikan momentum baru bagi pertumbuhan UMKM dan kerja sama ekonomi bilateral, sekaligus mendorong tingkat konsumsi,” tegasnya.
Wang kembali menegaskan komitmen China untuk terus berbagi peluang pembangunan ekonomi berstandar tinggi dengan masyarakat dunia, termasuk para pelaku UMKM asal Indonesia. Hubungan perdagangan bilateral Indonesia-China telah menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan China secara konsisten menjadi salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia. Meskipun demikian, struktur perdagangan kedua negara selama ini masih didominasi oleh komoditas mentah dan produk industri skala besar.
Dorongan ekspansi bagi UMKM ini menjadi langkah strategis untuk menyeimbangkan neraca perdagangan, memperluas diversifikasi produk ekspor non-migas Indonesia, serta memanfaatkan momentum percepatan digitalisasi ekonomi dan integrasi sistem pembayaran antarnegara di kawasan Asia.
Ikuti Detak.news
