POJOKberta.id, POHUWATO,–Pemerintah Daerah Kabupatan Pohuwato yang di wakili oleh wakil Bupati Pohuwato H. Suharsi Igirisa Menghadiri SUMO Fondation Awards 2022 di Ballroom Green Sumberia Kota Gorontalo, Jumat, 25 November 2022.
Pada kegiatan ini di hadiri langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI Suharso Monoarfa sebagai sosok yang menginisiasi penghargaan itu, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Sumo Awards tahun 2022 merupakan yang kelima kalinya digelar sejak tahun 2008, dengan kolaborasi antara Sumo Foundation dan Elnino Centre. Hingga tahun 2022, terdapat 100 orang tokoh desa dan guru pejuang dari berbagai desa di Gorontalo yang menerima penghargaan tersebut.
Para penerima penghargaan tersebut merupakan figur yang membangun desa dengan perannya masing-masing, serta para guru yang berjuang untuk tetap mendidik siswanya dengan segala kendala dan keterbatasan yang ada, salah satunya masyarakat Pohuwato.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI Suharso Monoarfa sebagai sosok yang menginisiasi penghargaan itu, mengatakan apa yang dilakukan olehnya merupakan sesuatu yang sederhana dan kecil untuk memotivasi dan menghargai perjuangan dan peran besar para guru dan tokoh desa.
“Selain kegiatan seperti saat ini, Sumo Foundation memberikan beasiswa dan bantuan kepada mereka-mereka yang tidak mendapatkan kesempatan yang baik. Teruslah berjuang bapak ibu, sekecil apapun yang kita lakukan pasti bermanfaat,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang juga hadir dalam acara itu, mengapresiasi Sumo Awards yang dinilainya sangat menginspirasi.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami mendapatkan umpan balik tentang praktek-praktek kebijakan pemerintah di lapangan yang belum ‘landing’. Betapa kebijakan yang kami anggap sudah sangat bagus di Jakarta, ternyata di daerah tidak seindah kenyataannya,” kata Muhadjir.
Ia juga meminta para kepala daerah untuk memastikan tidak ada guru yang mendapatkan upah yang tidak layak, karena profesi guru menghasilkan banyak profesi lain seperti dokter, akuntan, dan lainnya.
“Urusan guru tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat tapi pemerintah daerah. Anggaran pendidikan 80 persen turun ke daerah dalam bentuk Dana Alokasi Khusus maupun Dana Alokasi Umum, karena itu mestinya tidak ada guru yang mendapatkan gaji di bawah upah minimum regional,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Pohuwato H Suharsi Igirisa menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bagus dan dapat mengedukasi bagi mereka para orang hebat yang ada di Gorontalo untuk tetap berdiri kokoh dan teguh pendirian terhadap apa yang di jalaninya, utamanya untuk para guru honor yang masih berpenghasilan di bawah rata-rata dan ikhlas menjalankannya untuk NKRI” Ujar Suharsi.
Dirinya juga menambahakan bagi masyarakat yang mendapatkan Awards tersebut untuk lebih semangat dan kreatif dalam menjalankan apa yang di geluti saat ini.
” Alhandulilah untuk masyarakat saya yang sudah mendapatkan Awards itu agar bisa manfaatkan kesempatan ini untuk lebih giat lagi dalam berkarya, dan alhamdulillah dirinya juga sudah terdaftar di guru PPPK di tahun ini, semoga ini bisa membantu memudahkan kehidupan sehari-harinya” harap Suharsi Wakil Bupati Pohuwato yang berasal dari ujung barat Gorontalo.
Diketahui Ada sebanyak 12 tokoh desa dan guru pejuang di Provinsi Gorontalo menerima Suharso Monoarfa (Sumo) Foundation Awards 2022
Tokoh desa yang meraih penghargaan tersebut adalah Isa Madi, Kombespol Witarsa AJI, Fatra Hala, Awaludin Ahmad, dan Al-Ghazali Katili.
Sedangkan guru pejuang yang dianugerahi penghargaan tersebut adalah Rifa Usulu, Fitri Polohi, Nanci Banini, Ellen Podungge, Nurhayati Saidi, Wanhandrik Tahalu, Novita Hulainggi.
Diketahui Ada sebanyak 12 tokoh desa dan guru pejuang di Provinsi Gorontalo menerima Suharso Monoarfa (Sumo) Foundation Awards 2022.
Penulis : Isjan/PB.













