Detak.news — Singapore Chamber of Commerce Indonesia (SingCham) telah menyalurkan program “SingCham Uplifting Scholarship 2026” kepada 13 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya. Jumlah penerima beasiswa tahun ini dilaporkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya delapan mahasiswa.
Program yang memasuki tahun kedua ini dirancang khusus bagi mahasiswa aktif jenjang sarjana tahun ketiga hingga keempat. Tujuannya adalah untuk memberikan bekal yang memadai sebelum mereka memasuki dunia kerja profesional.
Chairman SingCham Indonesia, Shoeb Kagda, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga pengalaman langsung di dunia kerja. Menurutnya, kesempatan magang dan pendampingan dari para praktisi bisnis akan sangat membantu mahasiswa dalam membangun keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperdalam pemahaman mengenai kebutuhan industri saat ini.
“Di tengah dunia kerja yang berkembang pesat, pengalaman langsung di industri akan membantu mahasiswa mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional,” ujar Shoeb Kagda.
Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Luke Ariefiandi, menambahkan bahwa pengembangan talenta muda merupakan elemen krusial dalam membangun tenaga kerja yang lebih kompetitif di masa depan. Ia menilai bahwa mahasiswa saat ini memerlukan lebih dari sekadar dukungan akademik; pengalaman kerja dan wawasan global juga penting agar mereka mampu bersaing dalam perekonomian yang semakin terintegrasi, terutama di kawasan ASEAN.
CEO Kinobi, Hafiz Kasman, mengungkapkan bahwa proses seleksi penerima beasiswa tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Peserta juga dievaluasi berdasarkan motivasi, potensi kepemimpinan, kemampuan dalam memecahkan masalah, serta melalui esai studi kasus yang menguji pemahaman mereka terhadap tantangan bisnis.
Hafiz Kasman menekankan bahwa kebutuhan dunia kerja saat ini tidak lagi semata-mata bertumpu pada keterampilan teknis. Kemampuan beradaptasi, bekerja dalam lingkungan lintas budaya, dan memiliki pemahaman perspektif global juga menjadi semakin penting.
Ke-13 mahasiswa penerima beasiswa berasal dari berbagai institusi pendidikan ternama, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Negeri Bandung, BINUS University, Indonesia International Institute for Life Sciences, IPMI International Business School, UPN Veteran Jakarta, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Prosesi penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, di Jakarta pada Kamis, 16 Juli 2026.
Program beasiswa ini dikelola oleh I-SMART dan Kinobi, bekerja sama dengan Singapore Global Network. Tahun ini, cakupan penerima diperluas dari kampus-kampus di Jabodetabek hingga mencakup perguruan tinggi di wilayah Bandung Raya.
Selain bantuan finansial, para penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang dan pendampingan di sejumlah perusahaan terkemuka asal Singapura yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan yang berpartisipasi dalam program tahun ini meliputi UOB Indonesia, Titan Corporation, Tuah & Suparto Advocates & Solicitors, APRW, Withers, dan Coromandel Productions.
Ikuti Detak.news
