— PT Elnusa Petrofin (EPN), sebagai anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), secara intensif mendukung PT Pertamina Patra Niaga dalam upaya percepatan normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan. Perusahaan ini telah menambah 18 unit mobil tangki melalui skema spot charter yang didukung oleh Awak Mobil Tangki (AMT), sehingga total armada yang kini beroperasi mencapai 194 unit.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyatakan bahwa seluruh langkah ini merupakan manifestasi komitmen perusahaan dalam mendukung PT Pertamina Patra Niaga untuk memulihkan kelancaran distribusi BBM di Medan. Penguatan dilakukan mulai dari proses distribusi hulu hingga pemantauan armada di lapangan.

“Penambahan mobil tangki dan personel, pengendalian Round Trip Hour (RTH) secara intensif, serta percepatan perbaikan armada kami jalankan agar setiap mobil tangki dapat berputar lebih cepat dan pasokan ke SPBU semakin optimal. Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Patra Niaga dalam mempercepat normalisasi distribusi BBM bagi masyarakat Medan,” ujar Doni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Penambahan armada ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat siklus penyaluran BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU di wilayah Medan. Dengan waktu putar armada yang lebih efektif, kapasitas distribusi diharapkan dapat terus terjaga sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dari sisi personel, jumlah AMT perbantuan kini mencapai total 42 orang. Dukungan operasional juga diperkuat dengan kehadiran 20 pengemudi bantuan dari satuan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) TNI. Penguatan personel ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan operasional armada sekaligus mendukung pelaksanaan distribusi yang aman dan tepat waktu.

Elnusa Petrofin juga memperketat pemantauan Round Trip Hour (RTH) mobil tangki melalui sistem Road Traffic Control (RTC) dan tim pusat. Pemantauan intensif ini ditujukan untuk mempercepat kembalinya armada ke depot sehingga mobil tangki dapat segera digunakan dalam penyaluran berikutnya dan throughput distribusi tetap optimal.

Parameter yang dipantau secara berkelanjutan meliputi: mobil tangki yang diproyeksikan tiba di SPBU dalam waktu kurang dari satu jam; mobil tangki yang telah melampaui standar RTH (over RTH); dan mobil tangki dari SPBU yang diproyeksikan kembali ke depot dalam waktu kurang dari satu jam.

Untuk menjaga kesiapan dan keandalan armada, Elnusa Petrofin menambah mekanik dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) serta memperkuat stok suku cadang. Rangkaian dukungan teknis ini dilakukan untuk memangkas waktu perbaikan dan menjaga armada dalam kondisi prima guna mendukung kegiatan operasi.

Keselamatan Personel Jadi Prioritas

Di tengah percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara, khususnya Medan, Elnusa Petrofin tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh personel yang bertugas. Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran pekerja tetap prima, terutama AMT yang menjalankan aktivitas penghantaran BBM dengan tingkat mobilitas tinggi.

Doni menjelaskan, pemantauan kondisi kesehatan pekerja dilakukan secara berkelanjutan dan dilengkapi dengan penerapan Fatigue Management System sebagai langkah pencegahan kelelahan dalam kegiatan distribusi BBM. Melalui sistem ini, jam kerja dan jam istirahat AMT dipantau secara ketat agar setiap personel memiliki waktu pemulihan yang memadai sebelum kembali bertugas.

“Pengendalian kelelahan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan pengemudi, dan konsistensi layanan distribusi,” ujar dia.

Doni menegaskan bahwa kesehatan, kebugaran, dan keselamatan seluruh personel yang bertugas tetap menjadi perhatian utama. “Pengaturan jam kerja dan jam istirahat, pemantauan kondisi AMT, serta dukungan makanan tambahan, vitamin, pit stop, dan rest area merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan operasi tetap andal tanpa mengabaikan keselamatan pekerja,” paparnya.

Upaya menjaga kebugaran personel juga diperkuat melalui pemberian makanan, suplemen, dan vitamin tambahan. Elnusa Petrofin sekaligus mengoptimalkan penggunaan rest area sebagai tempat istirahat AMT selama menjalankan tugas.

Elnusa Petrofin juga menyiagakan fasilitas Medic On Call yang siap siaga untuk memastikan dan menjaga kondisi AMT saat bertugas. Seluruh langkah ini diarahkan untuk memastikan personel tetap sehat dan bugar, sekaligus menjaga keandalan serta keselamatan operasi di lapangan.