— Setelah bertahun-tahun menjadi aplikasi eksklusif bagi pengguna perangkat Apple, Hasselblad akhirnya membawa Phocus Mobile ke platform Android. Kehadiran aplikasi ini menjadi kabar baik bagi fotografer yang menggunakan kamera medium format Hasselblad sekaligus mengandalkan smartphone Android sebagai perangkat pendukung dalam alur kerja sehari-hari.

Peluncuran versi Android ini menandai langkah baru perusahaan asal Swedia tersebut dalam memperluas ekosistem digitalnya. Sebelumnya, Phocus Mobile hanya dapat digunakan di iPhone sejak pertama kali diperkenalkan lebih dari satu dekade lalu. Kini, pengguna Android juga dapat menikmati berbagai fitur yang sebelumnya hanya tersedia di lingkungan iOS.

Melalui aplikasi ini, Hasselblad menghadirkan solusi yang memungkinkan proses pemindahan, peninjauan, pengeditan, hingga ekspor foto dilakukan langsung dari smartphone tanpa harus menggunakan komputer.

Mendukung Kamera Medium Format Generasi Terbaru

Pada tahap awal peluncuran, Hasselblad Phocus Mobile untuk Android telah mendukung tiga kamera medium format terbaru milik perusahaan.

Ketiga perangkat tersebut meliputi X2D II 100C, X2D 100C, serta 907X & CFV 100C.

Dengan dukungan tersebut, fotografer dapat langsung menghubungkan kamera ke smartphone untuk mengelola file hasil pemotretan secara lebih praktis.

Pendekatan ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi, terutama bagi fotografer profesional yang sering bekerja di luar studio dan membutuhkan proses seleksi maupun pengiriman hasil foto dengan cepat.

Integrasi antara kamera dan aplikasi juga membantu mempercepat alur kerja tanpa harus membawa laptop ke setiap sesi pemotretan.

HNCS Hadir Membawa Karakter Warna Khas Hasselblad

Salah satu daya tarik utama Phocus Mobile adalah hadirnya teknologi Hasselblad Natural Colour Solution atau HNCS.

Sistem manajemen warna ini telah lama menjadi identitas kamera Hasselblad karena mampu menghasilkan reproduksi warna yang natural dengan transisi tonal yang halus.

Melalui Phocus Mobile, karakter warna tersebut tetap dipertahankan sejak tahap pratinjau hingga proses ekspor akhir.

Pengguna dapat melihat warna yang konsisten dengan hasil yang dihasilkan kamera tanpa memerlukan proses penyesuaian yang rumit.

Pendekatan tersebut sangat penting bagi fotografer profesional yang membutuhkan akurasi warna untuk berbagai jenis pekerjaan komersial maupun artistik.

Dukungan HDR Tingkatkan Kualitas Tampilan Foto

Bagi perangkat Android yang telah mendukung teknologi HDR, Phocus Mobile menawarkan pengalaman visual yang lebih baik saat membuka file dari kamera X2D II 100C.

Foto HDR dapat ditampilkan dengan rentang dinamis yang lebih luas sehingga area terang maupun gelap tetap mempertahankan detail secara optimal.

Teknologi ini membuat hasil foto terlihat lebih mendekati kondisi asli ketika pengambilan gambar dilakukan.

Selain memberikan pengalaman pratinjau yang lebih akurat, dukungan HDR juga membantu fotografer melakukan penyesuaian warna dan eksposur secara lebih presisi sebelum foto diekspor.

AI Noise Reduction Permudah Pengolahan File RAW

Hasselblad juga menyematkan teknologi Hasselblad Natural Noise Reduction atau HNNR yang memanfaatkan kecerdasan buatan.

Fitur ini dirancang khusus untuk mengurangi noise pada file RAW beresolusi tinggi yang diambil menggunakan ISO besar.

Berbeda dengan sistem pengurangan noise umum, HNNR dikembangkan berdasarkan karakteristik sensor medium format Hasselblad.

Model AI tersebut telah dilatih menggunakan ratusan ribu foto sehingga mampu mempertahankan detail gambar sambil mengurangi gangguan visual yang muncul akibat sensitivitas ISO tinggi.

Pengolahan satu file RAW beresolusi 100 megapiksel diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 detik.

Pengguna juga diberikan dua pilihan mode pemrosesan.

Purity Mode berfokus pada pengurangan noise secara maksimal agar hasil akhir terlihat lebih bersih.

Sementara itu, Detail Mode mempertahankan sebagian noise luminans untuk menjaga tekstur alami serta detail halus pada objek.

Alat Edit Profesional dalam Genggaman

Selain berfungsi sebagai aplikasi transfer file, Phocus Mobile juga menawarkan berbagai alat penyuntingan yang cukup lengkap.

Pengguna dapat mengatur eksposur, white balance, kurva warna, koreksi lensa, hingga melakukan pengurangan noise langsung dari smartphone.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur cropping, rotasi, sharpening, serta keystone correction yang berguna untuk memperbaiki distorsi perspektif pada foto arsitektur maupun lanskap.

Seluruh proses tersebut dapat dilakukan tanpa memerlukan perangkat lunak desktop sehingga mempercepat proses penyuntingan di lapangan.

Batch Editing Tingkatkan Efisiensi Kerja

Untuk fotografer yang harus mengolah banyak file sekaligus, Hasselblad menghadirkan fitur batch editing.

Melalui fitur ini, satu konfigurasi penyuntingan dapat diterapkan ke banyak foto dalam waktu bersamaan.

Cara kerja tersebut sangat membantu ketika pengguna memotret dalam kondisi pencahayaan yang seragam sehingga seluruh gambar memerlukan penyesuaian yang sama.

Selain menghemat waktu, konsistensi hasil penyuntingan juga lebih mudah dijaga.

Setelah proses selesai, file dapat diekspor dalam berbagai format seperti JPEG, TIFF, HEIF, maupun 3FR RAW sesuai kebutuhan alur kerja masing-masing pengguna.

Membutuhkan Perangkat Android Berkinerja Tinggi

Karena mengolah file RAW beresolusi sangat besar, Hasselblad menetapkan spesifikasi minimum yang cukup tinggi untuk menjalankan Phocus Mobile.

Perangkat harus menggunakan Android 12 atau versi yang lebih baru dengan kapasitas RAM minimal 12 GB.

Agar seluruh fitur berjalan optimal, Hasselblad juga merekomendasikan smartphone yang telah menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau generasi yang lebih baru.

Spesifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan proses pengolahan gambar, AI Noise Reduction, hingga ekspor file dapat berlangsung dengan lancar tanpa mengurangi performa aplikasi.

Hasselblad Perluas Ekosistem ke Pengguna Android

Kehadiran Phocus Mobile di Android menjadi langkah penting bagi Hasselblad dalam memperluas jangkauan ekosistem fotografinya.

Dengan menghadirkan HNCS, AI Noise Reduction, dukungan HDR, serta berbagai alat penyuntingan profesional, aplikasi ini menawarkan pengalaman fotografi yang lebih fleksibel tanpa harus selalu bergantung pada komputer.

Bagi fotografer yang menggunakan kamera medium format Hasselblad, Phocus Mobile memberikan solusi praktis untuk mengelola file beresolusi tinggi langsung dari smartphone.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa perangkat mobile kini semakin mampu mengambil peran penting dalam alur kerja fotografi profesional, mulai dari proses transfer hingga penyuntingan akhir dengan kualitas yang tetap terjaga.