Detak.news — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan pelemahan dan menguji rentang 6.000-6.100 pada awal pekan. Para investor disarankan untuk mencermati daftar 6 saham yang dinilai memiliki potensi keuntungan, mencakup saham dari BBCA hingga MEDC.
Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), IHSG tercatat anjlok 1,8% ke posisi 6.196,4. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif dari kenaikan harga minyak mentah yang mendorong aksi ambil untung atau profit taking.
“Konflik di Timur Tengah jika berkepanjangan dikhawatirkan membuat harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, yang akan berakibat pada meningkatnya kembali laju inflasi global,” tulis Phintraco Sekuritas dalam analisisnya, dikutip Minggu (26/7/2026).
Sentimen negatif lainnya datang dari Amerika Serikat yang memberlakukan tambahan tarif impor 10% untuk produk-produk asal Indonesia.
Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level Moving Average 5 hari (MA5), namun masih mampu bertahan di atas level MA10. Histogram positif pada indikator MACD terus menipis, sementara Stochastic RSI menunjukkan pembalikan arah menuju area pivot.
“IHSG berpotensi menguji level 6.000-6.100, jika harga minyak masih bertahan di level tinggi,” jelas Phintraco Sekuritas.
Sementara itu, KB Valbury Sekuritas merekomendasikan investor untuk fokus pada 6 saham yang berpotensi memberikan keuntungan pada Senin (27/7/2026). Berikut adalah rincian strategi trading untuk saham-saham tersebut:
Rekomendasi Saham Pilihan
1. BBCA
Strategi: Buy on weakness.
Target harga: 6.350.
Investor disarankan masuk pada rentang 6.175-6.275.
Level resistance berada di 6.350, sedangkan support di 6.175. Waspadai pelemahan jika menembus 6.175. Pemasangan stop loss disarankan pada level 6.000.
2. MEDC
Strategi: Trading buy.
Target harga: 1.395.
Investor dapat masuk pada rentang 1.280-1.325.
Level resistance tercatat di 1.395, dengan support di 1.280. Investor perlu waspada jika harga menembus 1.280. Pemasangan stop loss disarankan pada level 1.165.
3. AKRA
Strategi: Buy on weakness.
Target harga: 1.460.
Investor disarankan masuk pada rentang 1.425-1.445.
Level resistance adalah 1.460, dan support di 1.425. Waspadai jika menembus 1.425. Pemasangan stop loss disarankan pada level 1.390.
4. LSIP
Strategi: Trading buy.
Target harga: 1.405.
Investor dapat masuk pada rentang 1.360-1.380.
Level resistance berada di 1.405, dengan support di 1.360. Waspadai jika menembus 1.360. Pemasangan stop loss disarankan pada level 1.315.
5. AALI
Strategi: Buy on weakness.
Target harga: 6.650.
Investor disarankan masuk pada rentang 6.450-6.525.
Level resistance tercatat di 6.650, dan support di 6.450. Waspadai jika menembus 6.450. Pemasangan stop loss disarankan pada level 6.250.
6. CPIN
Strategi: Trading buy.
Target harga: 3.300.
Investor dapat masuk pada rentang 3.160-3.230.
Level resistance berada di 3.300, dengan support di 3.160. Waspadai jika menembus 3.160. Pemasangan stop loss disarankan pada level 3.020.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.