Detak.news — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada sesi satu perdagangan, Selasa (28/7/2026). Hingga jeda siang, IHSG tercatat turun 3 poin atau 0,04 persen ke level 6.183.
Pergerakan indeks secara sektoral menunjukkan variasi. Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan 0,77 persen, diikuti oleh sektor barang konsumsi primer 0,68 persen, sektor infrastruktur 0,19 persen, dan sektor siklikal 0,02 persen. Sektor industri bergerak relatif stagnan.
Di sisi lain, sektor properti mencatat pelemahan terdalam dengan koreksi mencapai 1,60 persen. Pelemahan juga terjadi pada sektor kesehatan sebesar 0,46 persen, teknologi 0,43 persen, keuangan 0,38 persen, energi 0,29 persen, dan transportasi 0,16 persen.
Pada jajaran saham, PT Astra International Tbk (ASII) memimpin penguatan setelah naik 2,34 persen ke posisi Rp 5.025. Posisi kedua ditempati oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 2,26 persen ke Rp 452, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 1,48 persen ke Rp 4.090.
Adapun, saham yang menjadi penekan utama pergerakan indeks adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang anjlok 4,94 persen ke Rp 1.345. Disusul oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang turun 1,16 persen ke Rp 845, serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melemah 1,01 persen ke Rp 2.940.
IHSG dibuka di area 6.175,198 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.199,440 pada sesi ini. Namun, indeks juga sempat tertekan hingga ke angka terendah 6.146,280, sebelum memangkas pelemahannya menjelang penutupan sesi pertama.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi sebanyak 14,848 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,227 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 922.709 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 332 saham menguat, 255 saham melemah, dan 208 saham bergerak stagnan.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI menyentuh Rp 10.852,487 triliun pada akhir sesi satu perdagangan, Selasa siang ini.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.