Detak.news — Seorang pemuda bernama Ali Azhar Damarrosydi, yang juga dikenal sebagai Ali Azhar D atau AAD, telah mengembangkan sebuah platform ensiklopedia digital bernama AAD Wiki yang beralamat di aadwiki.org. Situs ini dibangun dengan memanfaatkan perangkat lunak MediaWiki, sebuah sistem sumber terbuka yang populer dan juga digunakan oleh Wikipedia.
AAD Wiki mengusung model penyuntingan terbuka, memungkinkan para penggunanya untuk secara kolaboratif membuat, mengembangkan, dan memperbarui setiap artikel. Ali Azhar Damarrosydi menjelaskan bahwa AAD Wiki dirancang sebagai wadah dokumentasi yang dapat diakses serta dikembangkan bersama oleh masyarakat luas.
“AAD Wiki ini saya bangun bukan sekadar proyek pribadi, tetapi sebagai ruang belajar bersama. Saya ingin siapa saja bisa berkontribusi mendokumentasikan sejarah, budaya, maupun tokoh-tokoh yang belum banyak memiliki dokumentasi. Platform ini gratis dan terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut membangun,” ujar Ali di Jakarta pada Senin (20/7/2026).
Ali, yang kini berusia 20 tahun, merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Public Relations di Universitas Ciputra Surabaya. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan melalui Program Akselerasi 2 Tahun di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya. Di luar kesibukan akademiknya, Ali juga aktif sebagai kreator digital, pebisnis, dan fotografer.
Platform AAD Wiki ini bukanlah yang pertama bagi Ali dalam membangun ensiklopedia berbasis komunitas. Sebelumnya, ia juga telah mendirikan Celebrity Miraheze dan Selebriti Fandom. Selain itu, Ali juga mengembangkan media AAD Today serta agensi hubungan masyarakat AAD Today Universal.
Bersamaan dengan peluncuran AAD Wiki, Ali menyalurkan donasi senilai kurang lebih Rp 5 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Donasi tersebut ia sebutkan sebagai bentuk rasa syukurnya atas peresmian platform AAD Wiki.
Jeyhan Farrel Alfarisqi, seorang teman dekat Ali, menyambut baik kehadiran AAD Wiki. Ia menilai platform ini dapat menjadi alternatif sumber informasi yang mengandalkan kolaborasi.
“Selamat atas peluncuran aadwiki.org. Saya mengikuti proses pengembangannya sejak awal dan berharap platform ini terus berkembang menjadi sumber informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Jeyhan.
AAD Wiki menerapkan sistem penyuntingan terbuka yang serupa dengan Wikipedia, di mana setiap perubahan yang dilakukan pada artikel akan tercatat dalam riwayat penyuntingan dan dapat ditelusuri oleh pengguna. Konten yang disajikan mencakup dokumentasi mengenai berbagai tokoh, fenomena budaya populer, serta sejarah lokal yang ada di Indonesia.
Ikuti Detak.news
