Detak.news — JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) diproyeksikan akan mengalami peningkatan kinerja keuangan dalam beberapa tahun mendatang. Analis MNC Sekuritas memperkirakan pendapatan perusahaan akan mencapai US$2,67 miliar pada 2026 dan melonjak menjadi US$2,97 miliar pada 2027. Sementara itu, laba bersih diprediksi menyentuh US$227 juta di 2026 dan US$242 juta di 2027, seiring dengan munculnya target harga saham baru untuk MEDC.
Analis MNC Sekuritas, Christian Sitorus, menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan dan laba bersih Medco Energi akan ditopang oleh peningkatan volume produksi. MNC Sekuritas memproyeksikan produksi perusahaan akan mencapai 158.000 barel setara minyak per hari (boepd) pada 2026, dan meningkat menjadi 168.000 boepd pada 2027.
“Proyeksi tersebut didukung oleh pengembangan Sakakemang PSC, ekspansi regional, komersialisasi sumber gas baru, serta peningkatan kontribusi bisnis pembangkit listrik,” tulis Christian dalam risetnya.
Kinerja Medco Energi pada kuartal I-2026 menunjukkan tren positif. Pendapatan perusahaan tercatat sebesar US$668 juta, tumbuh 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih melonjak signifikan sebesar 282,3% menjadi US$67 juta.
Pertumbuhan solid ini dicapai berkat kenaikan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 18,1% YoY, peningkatan penjualan listrik sebesar 20,8%, serta kontribusi laba dari PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). “Kinerja solid ini tetap tercapai, meskipun margin usaha mulai kembali ke tingkat yang lebih normal,” tambah Christian.
Penguatan Portofolio Proyek Medco Energi
Medco Energi terus memperkuat lini bisnisnya melalui pengembangan portofolio proyek yang strategis. Perusahaan telah memperoleh perjanjian penjualan gas senilai US$1,3 miliar yang akan berlaku untuk periode 2027 hingga 2037.
Selain itu, Medco Energi meningkatkan hak partisipasi (participating interest/PI) di Corridor PSC menjadi 70%. PSC merupakan skema kontrak kerja sama bagi hasil dalam eksplorasi dan produksi migas.
Langkah ekspansi juga dilakukan melalui akuisisi 50% hak partisipasi di Cendramas PSC, Malaysia. Akuisisi ini diharapkan dapat mendukung upaya penggantian cadangan migas yang telah diproduksi, sekaligus mendorong pertumbuhan produksi di masa mendatang.
Rekomendasi Beli Saham MEDC
MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk melakukan pembelian saham Medco Energi dengan menetapkan target harga sebesar Rp1.700 per saham. Valuasi MEDC saat ini dinilai masih menarik, sejalan dengan prospek produksi yang solid, portofolio proyek yang kuat, serta peningkatan potensi komersialisasi gas.
Namun, terdapat beberapa risiko utama yang perlu diperhatikan investor, meliputi potensi penurunan harga komoditas, hambatan dalam penyerapan gas oleh pembeli, serta kemungkinan keterlambatan peningkatan produksi hingga mencapai kapasitas yang ditargetkan.
Ikuti Detak.news
