— Perkembangan teknologi bedah modern terus menghadirkan inovasi untuk meminimalkan luka operasi dan mempercepat pemulihan pasien. Pendekatan bedah minimal invasif kini menjadi standar, dan perkembangannya semakin pesat dengan hadirnya Da Vinci Xi, robot bedah generasi terbaru yang kini tersedia di Rumah Sakit (RS) Mandaya Royal Puri, Indonesia.

Robot Da Vinci Xi diperkenalkan secara resmi dalam seminar publik bertajuk “Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas” yang diselenggarakan di RS Mandaya Royal Puri pada Minggu (19/7). Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, seorang ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat, yang memiliki pengalaman luas dalam operasi robotik. Beliau akan mendampingi tim Mandaya sebagai mentor dalam pengembangan layanan Da Vinci Xi.

Seminar tersebut juga dihadiri oleh tim dokter spesialis bedah digestif RS Mandaya Royal Puri, yaitu Prof. Dr. dr. Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B., Subsp.BD(K), dr. Emerson Budiarman Masli, Sp.B., Subsp.BD(K), dan dr. Ocsyavina, Sp.B., Subsp.BD(K). Turut hadir pula Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK).

Dalam sambutannya, dr. Ben menyampaikan bahwa kehadiran Da Vinci Xi merupakan langkah besar dalam menghadirkan teknologi bedah paling mutakhir bagi masyarakat Indonesia. “Kami bangga telah berhasil membawa robot Da Vinci generasi terbaru ke Indonesia, yaitu Da Vinci Xi. Ini merupakan robot ke-5 yang kami miliki, dan mungkin menjadikan RS Mandaya Royal Puri sebagai rumah sakit dengan teknologi robotik terbanyak di Indonesia saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Bahkan dengan 1 robot Da Vinci Xi saja, kami bisa melakukan berbagai macam operasi, seperti reseksi tumor hati, transplantasi ginjal, pengangkatan prostat, pengangkatan kanker rahim, reseksi usus besar, dan di masa depan bahkan melakukan bypass jantung.”

Robot Bedah dengan Tingkat Presisi Tinggi

Da Vinci Xi adalah sistem bedah robotik yang terdiri dari empat lengan robotik berpresisi tinggi. Sistem ini sepenuhnya dikendalikan oleh dokter melalui konsol dengan visualisasi tiga dimensi (3D) beresolusi tinggi. Seluruh keputusan medis tetap berada di tangan dokter, sementara robot berfungsi menerjemahkan setiap gerakan tangan dokter menjadi tindakan yang lebih stabil, akurat, dan presisi.

Salah satu keunggulan utama Da Vinci Xi dibandingkan teknik laparoskopi konvensional adalah teknologi tremor filtration yang mampu menghilangkan getaran halus pada tangan operator. Dengan demikian, instrumen bedah hanya mengikuti gerakan yang benar-benar diinginkan dokter sehingga meningkatkan ketelitian saat bekerja di area tubuh yang sangat sempit.

Selain itu, sistem ini memiliki empat lengan robotik yang dapat dikendalikan secara bersamaan. Pada operasi kompleks seperti transplantasi ginjal maupun reseksi hati, dokter sering kali membutuhkan lebih dari dua tangan untuk menahan jaringan, menjepit pembuluh darah, memotong, sekaligus menjahit secara bersamaan. Melalui Da Vinci Xi, seluruh proses tersebut dapat dilakukan dari satu konsol tanpa mengurangi presisi maupun keamanan pasien. Kemampuan inilah yang menjadikan Da Vinci Xi sebagai salah satu sistem operasi robotik paling canggih dan paling banyak digunakan di berbagai pusat layanan kesehatan dunia.

Di RS Mandaya Royal Puri, Da Vinci Xi dirancang untuk menangani berbagai tindakan bedah kompleks dari berbagai bidang spesialisasi. Teknologi ini dapat digunakan pada operasi hati, transplantasi ginjal, operasi pengangkatan prostat, pengangkatan ginjal, operasi kanker rahim, pengangkatan miom, hingga operasi usus besar.

Tim dokter RS Mandaya Royal Puri bahkan telah berhasil memanfaatkan Da Vinci Xi untuk tindakan transplantasi ginjal. Ke depan, pemanfaatannya akan terus diperluas, termasuk untuk prosedur Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi bypass jantung dengan sayatan minimal.

Perkuat Layanan Robotik

Hadirnya Da Vinci Xi semakin melengkapi ekosistem teknologi robotik di RS Mandaya Royal Puri. Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki lima teknologi robotik yang digunakan untuk berbagai bidang spesialisasi, memperkuat posisinya sebagai Indonesia’s Center for Advanced Robotics & Precision Technology.

Di bidang urologi, tersedia Zamenix, robot fleksibel untuk penanganan batu ginjal berukuran besar secara minimal invasif, serta MonaLisa, sistem robotik yang membantu meningkatkan akurasi biopsi prostat.

Di bidang ortopedi, terdapat CORI Robotic System yang membantu dokter melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan tingkat presisi tinggi sesuai anatomi masing-masing pasien.

Sementara itu, pada layanan bedah saraf, RS Mandaya Royal Puri mengandalkan teknologi 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment untuk memandu dokter menemukan lokasi tumor otak secara real-time dengan akurasi tinggi sekaligus menjaga jaringan otak sehat tetap terlindungi selama operasi.

Melalui kehadiran Da Vinci Xi beserta berbagai teknologi robotik lainnya, RS Mandaya Royal Puri terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berbasis inovasi terkini. Dengan semakin banyaknya pilihan prosedur bedah minimal invasif yang tersedia di Indonesia, masyarakat kini memiliki akses terhadap teknologi operasi kelas dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri.