Detak.news — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah tipis sebesar 2,63 poin atau 0,04% ke level 6.183,1 pada sesi I perdagangan, Selasa (28/7/2026). Meskipun demikian, beberapa saham menunjukkan kinerja positif yang signifikan.
Saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), yang masuk dalam indeks LQ45, mengalami lonjakan harga sebesar 4,2%. Selain itu, saham-saham lain yang masuk dalam jajaran top gainers juga mencatatkan kenaikan signifikan, seperti saham AISA dan KOBX yang masing-masing melonjak 20% hingga 26%.
Secara keseluruhan, pergerakan di bursa menunjukkan 349 saham menguat, 270 saham melemah, dan 346 saham stagnan. Total nilai transaksi di pasar modal mencapai Rp 5,23 triliun.
Pada penutupan pasar siang hari ini, beberapa sektor saham menunjukkan penguatan. Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,77%, diikuti oleh sektor barang konsumen primer sebesar 0,68%, dan sektor infrastruktur sebesar 0,19%. Sektor barang konsumen non-primer naik tipis 0,02%, sementara sektor perindustrian stagnan.
Sebaliknya, pelemahan terjadi di sektor properti yang turun 1,6%, sektor kesehatan 0,46%, sektor teknologi 0,43%, sektor keuangan 0,38%, sektor energi 0,29%, dan sektor transportasi 0,16%.
Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG
Pada hari ini, di saat IHSG mengalami pelemahan, sebanyak lima saham berhasil memberikan keuntungan paling besar bagi investor dengan kenaikan harga mencapai 20% hingga 26% hanya dalam satu hari.
Saham-saham tersebut meliputi PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) yang melesat 26,6% ke level Rp 133, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang melonjak 24,73% ke harga Rp 1.715, dan PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang naik 24,3% menjadi Rp 276.
Selain itu, saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) juga meningkat 22,5% ke Rp 326, dan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) terangkat 20,27% ke Rp 178.
Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan nilai yang cukup dalam. PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) longsor 14,8% ke Rp 320, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) ambles 13,8% ke Rp 12.425, dan PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) jatuh 10,2% ke Rp 228.
Saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) juga terkoreksi 7,41% ke Rp 7.500, sementara PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) terkikis 7,17% ke Rp 1.490.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.