— JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) senilai Rp 228,1 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 28 Juli 2026. Meskipun demikian, asing tetap melakukan aksi beli pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data BEI yang dihimpun Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net buy saham BBCA senilai Rp 30,8 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Total volume pembelian mencapai 4,9 juta saham.

Aksi beli ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBCA mengalami pelemahan tipis 0,4% ke level Rp 6.275. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA tercatat naik 1,6%, namun secara year to date (ytd) mengalami penurunan sebesar 22,2%.

Data IDX menunjukkan total saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 46,12 juta lembar dengan frekuensi 7.737 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 288,4 miliar.

Perdagangan pada Senin, 27 Juli 2026, juga menunjukkan tren serupa, di mana saham BBCA banyak diminati oleh investor asing dengan catatan net buy mencapai Rp 96,1 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Selasa (28/7/2026) memprediksi target terdekat saham BBCA berada di kisaran Rp 6.425 hingga Rp 6.550. Sementara itu, level support terdekat berada di angka 6.175.