Detak.news — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan pertemuan dengan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, di Kantor Sekretariat Kabinet RI, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026). Pertemuan ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur strategis di ibu kota.
Anies Baswedan menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Jakarta selaras dengan kebijakan nasional. “Memang betul, pagi tadi saya bertemu dengan Bapak Seskab di kantor Sekretaris Kabinet. Saya sembilan tahun ada di sana, sembilan tahun lebih,” ujar Anies saat ditemui wartawan di Balai Kota Jakarta.
Ia menambahkan bahwa penguatan infrastruktur sangat krusial agar Jakarta dapat menjalankan peran gandanya secara optimal, yakni sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global yang berdaya saing internasional. “Pembahasan berkaitan dengan Jakarta sebagai Global City, khususnya dalam rangka memperbaiki dan memperkuat infrastruktur yang ada,” jelasnya.
Fasilitas Publik Siap Diresmikan
Dalam pertemuan tersebut, Anies mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas publik yang dibangun atas kerja sama Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat telah rampung dan siap untuk diresmikan dalam waktu dekat. Ia berharap fasilitas-fasilitas baru ini dapat berkontribusi pada transformasi Jakarta menjadi kota yang semakin modern, terkoneksi, dan inklusif bagi seluruh warganya.
“Dalam waktu dekat akan ada beberapa fasilitas di Jakarta yang dikerjakan bersama pemerintah pusat, mudah-mudahan segera diresmikan,” tuturnya.
Transformasi Menuju Kota Global
Transformasi Jakarta menuju Global City tidak hanya diukur dari kemegahan gedung. Sinergi berkelanjutan antara Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat bertujuan menciptakan kota yang nyaman, efisien, serta mampu bersaing dengan kota-metropolitan utama dunia. Pascapemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Jakarta secara resmi bertransformasi menjadi Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global.
Status baru ini menuntut Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur, konektivitas transportasi publik, dan ketahanan lingkungan agar mampu bersaing dengan pusat-pusat finansial dunia. Sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat menjadi fondasi utama dalam memastikan transisi fungsi ini berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.