Detak.news — JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Penguatan ini didorong oleh berbagai sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 1,74% ke level 6.340. Kenaikan ini didorong oleh penguatan mayoritas sektor, dengan sektor energi, barang baku, infrastruktur, dan properti menjadi kontributor utama. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, CUAN, dan DEWA turut menopang laju indeks.
Sentimen domestik yang mendukung penguatan IHSG antara lain optimisme terhadap pembentukan Pusat Keuangan Internasional Indonesia (PFII), penguatan peringkat kredit Indonesia menjadi BBB/Stable oleh S&P Global Ratings, serta rencana penerbitan Panda Bond yang telah memperoleh peringkat AAA/Stable di Tiongkok.
Pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia hari ini. Konsensus pasar memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6,00%. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas Rupiah dan mengantisipasi potensi tekanan inflasi.
Dari sisi eksternal, perhatian investor masih tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah. Harga minyak Brent dilaporkan mulai menunjukkan penurunan ke kisaran US$ 88 per barel, seiring dengan meningkatnya harapan tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasannya menyatakan bahwa secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Level support di kisaran 6.220–6.250 dan resistance di 6.360–6.400 menjadi acuan penting. Meskipun momentum bullish masih terjaga, potensi aksi ambil untung (profit taking) dalam jangka pendek perlu diwaspadai setelah reli yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average menguat 0,74% ke level 52.224,6, S&P 500 naik 0,89% ke 7.509,2, dan Nasdaq Composite bertambah 1,29% menjadi 25.837,2.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham BRMS, INET, dan RAJA sebagai pilihan untuk trading.
Ikuti Detak.news
