— Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (22/7/2026) pagi menunjukkan dinamika yang beragam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami pelemahan tipis sebesar 9,86 poin atau 0,16%, menempatkannya di level 6.330,15 setelah sempat dibuka menguat. Pergerakan IHSG tercatat dalam rentang 6.297 hingga 6.394 dalam satu jam pertama perdagangan.

Meskipun IHSG secara keseluruhan menunjukkan tren melemah, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan harga yang signifikan, bahkan mencapai batas atas auto rejection (ARA). Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 18,04 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 7,61 triliun, melalui 1.154.804 kali transaksi.

Dari total emiten yang diperdagangkan, 222 saham mengalami penguatan, sementara 376 saham melemah, dan 188 saham lainnya stagnan. Saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0,65%.

Pergerakan indeks saham di kawasan Asia turut memberikan gambaran pasar. Indeks Shanghai, China, menguat 0,35%, sementara Nikkei, Jepang, melonjak 1,93%. Di sisi lain, Hang Seng, Hong Kong, terkoreksi 0,65%, dan Straits Times, Singapura, melemah 0,43%.

Saham-Saham Top Gainers

Di tengah fluktuasi IHSG, beberapa saham berhasil mendominasi daftar top gainers dengan lonjakan harga mulai dari 13% hingga 30%. Salah satu yang paling menonjol adalah PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), yang harganya melonjak 25% hingga mencapai batas auto rejection atas, ditutup pada Rp 900.

Saham-saham lain yang juga menunjukkan performa impresif antara lain PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) yang melesat 26% ke Rp 63, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang naik 22,69% menjadi Rp 1.595, PT Maha Property Indonesia Tbk (MPRO) yang menguat 16,9% ke Rp 12.625, dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) yang bertambah 13,33% ke Rp 170.

Sebaliknya, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) justru anjlok parah dan menempati posisi teratas dalam daftar top losers. Harga saham KDTN terperosok 14,78% hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB), ditutup pada Rp 490.