— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Senin (27/7/2026), tergelincir 10,65 poin atau 0,17% ke level 6.185,7. Namun, di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham justru menunjukkan performa impresif.

Saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45 terpantau menguat. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melesat 3,61%, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menguat 3,55%, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melonjak 3,58%. Saham lainnya seperti DMMX dan MCAS turut mencatatkan lonjakan harga yang signifikan, mencapai 24% hingga 35%.

Secara keseluruhan, dari 318 saham yang naik, 360 saham turun, dan 287 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 12,12 triliun.

Sektor perindustrian memimpin penguatan dengan kenaikan 0,68%, diikuti sektor keuangan sebesar 0,43%, dan sektor teknologi 0,31%. Di sisi lain, sektor infrastruktur mengalami pelemahan terdalam sebesar 1,45%, disusul sektor properti 0,82%, dan sektor kesehatan 0,6%.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa bursa regional Asia menguat pasca jeda akhir pekan, didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. AS dilaporkan menghentikan serangan terhadap Iran, dan Iran menyatakan menghentikan serangan balasan terhadap sekutu AS di kawasan itu.

Sementara itu, pergerakan IHSG di dalam negeri cenderung bergerak melemah. Pasar juga bersikap wait and see menantikan Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif pasca pengunduran diri mendadak Gubernur BI Perry Warjiyo. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan bahwa pasar mengkhawatirkan mundurnya Gubernur BI dapat menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter, independensi BI, serta stabilitas nilai rupiah.

Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG

Meskipun IHSG melemah, lima saham berhasil memberikan keuntungan besar dengan kenaikan harga mencapai 24% hingga 35% dalam sehari.

Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) melesat 35% menjadi Rp 216. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) melonjak 34,5% ke level Rp 222, dan PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik 24,75% menjadi Rp 630. Selain itu, saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) meningkat 24,5% menjadi Rp 254, serta PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) terangkat 24,3% ke Rp 266.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami koreksi tajam. PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) longsor 14,5% ke Rp 376, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) ambles 10,09% menjadi Rp 5.125, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) jatuh 9,83% ke Rp 1.605.

Saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) terkoreksi 9,73% menjadi Rp 1.020, dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) melemah 9,6% ke Rp 226.