— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin (20/7/2026), naik sebesar 56,2 poin atau 0,91% ke level 6.231,7.

Sejumlah saham yang termasuk dalam indeks LQ45 menunjukkan performa positif. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melonjak 9,3%, diikuti oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 6,3%. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga mencatat kenaikan 6,1%, sementara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 6%.

Perdagangan hari itu mencatat pergerakan positif dengan 421 saham menguat, 220 saham melemah, dan 324 saham stagnan. Total nilai transaksi bursa mencapai Rp 16,3 triliun.

Mayoritas sektor saham ditutup menguat. Sektor perindustrian memimpin penguatan dengan lonjakan 3,4%, diikuti oleh sektor energi sebesar 2,6% dan sektor barang baku sebesar 2%. Sektor properti menguat 1,4%, sektor barang konsumen non-primer 1,08%, sektor transportasi 1%, dan sektor infrastruktur 0,73%.

Sektor barang konsumen primer juga mencatat penguatan 0,5%, sektor kesehatan 0,3%, dan sektor keuangan 0,06%. Satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan adalah sektor teknologi, yang terkoreksi 0,5%.

Analisis Pasar dari Pilarmas Investindo Sekuritas

Pilarmas Investindo Sekuritas mengemukakan bahwa pergerakan bursa saham Asia cenderung bervariasi. Investor global masih mencermati eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi memperburuk inflasi global.

Kenaikan harga energi global dapat mendorong bank sentral untuk mempertahankan atau bahkan memperketat kebijakan moneter guna mengendalikan inflasi. Fenomena ini menjadi salah satu faktor yang masih membayangi pasar keuangan global.

Di pasar domestik, sentimen terhadap IHSG dinilai masih relatif positif. Salah satu faktor pendukung adalah kembalinya aliran dana asing ke pasar saham Indonesia. Data perdagangan akhir pekan lalu menunjukkan investor asing mencatatkan *net buy* sebesar Rp 725,11 miliar di pasar reguler.

Sentimen positif lainnya datang dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia. Prompt Manufacturing Index (PMI) BI pada kuartal II-2026 berada di level 51,43%, mengindikasikan bahwa sektor manufaktur masih dalam fase ekspansi.

Saham dengan Cuan Terbesar dan Terbesar

Pada perdagangan hari ini, beberapa saham memberikan keuntungan signifikan bagi investor. PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) melesat 24,7% ke level Rp 1.690. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melonjak 23,5% menjadi Rp 105, dan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) menguat 23,5% ke Rp 63.

Saham lain yang juga mencatat kenaikan signifikan adalah PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang meningkat 20,8% menjadi Rp 1.305, serta PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) yang terangkat 20,4% ke Rp 100.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami pelemahan. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) anjlok 13,9% menjadi Rp 332. PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 12,2% ke Rp 785, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) jatuh 11,2% ke Rp 25.950.

Saham PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) terkoreksi 9,3% menjadi Rp 68, sementara PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) melemah 8,4% ke Rp 970.