Detak.news — JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menerbitkan pengumuman mengenai jatuh tempo obligasi dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Pengumuman ini terkait Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap I Tahun 2025 Seri A, yang sebelumnya diterbitkan senilai Rp 350 miliar.
Selanjutnya, JP Morgan memberikan pandangan positif terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan melakukan upgrade rekomendasi. Lembaga riset tersebut menilai bisnis mikro BBRI memiliki potensi profitabilitas besar, meskipun sempat terhambat oleh pemburukan aset. JP Morgan meng-upgrade saham BBRI menjadi overweight dengan target harga yang diperhitungkan berdasarkan PBV wajar, ROE, biaya modal, dan tingkat pertumbuhan terminal.
Saham emiten Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), juga menunjukkan pergerakan signifikan dengan melonjak pada perdagangan Senin (20/7/2026). Saham berkode BNBR ini sempat naik 10,59% ke level Rp 94, sebuah manuver yang menarik mengingat mayoritas sahamnya cenderung melemah dalam dua pekan sebelumnya.
Pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada Jumat (17/7/2026) juga menjadi sorotan. Saham BCA melompat 4,02% ke Rp 6.475. CGS International Sekuritas menilai ekspektasi kembalinya net buy asing menjadi katalis penguatan saham ini, didukung oleh S&P yang mempertahankan peringkat utang Indonesia pada kategori investment grade dengan outlook stabil.
Terakhir, para manajer investasi mempertahankan optimisme terhadap tren kenaikan harga emas yang diprediksi berlanjut pada 2027. Meskipun sempat mengalami penurunan ke level US$ 4.000 per troy ounce, pakar dari Fidelity melihat prospek jangka panjang harga emas tetap positif. Fidelity memperkirakan emas akan kembali memasuki pasar bullish pada tahun 2027.
Ikuti Detak.news
