— Jakarta – Pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026), akan digelar pada 11 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Tahun ini, INTI menjalin kemitraan strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai Official Institutional Partner.

Acara ini dirancang untuk mempertemukan para pemimpin industri, inovator, investor, pembuat kebijakan, profesional teknologi, dan startup dari berbagai belahan dunia. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai sektor industri.

INTI 2026 memposisikan diri sebagai salah satu platform teknologi terkemuka di Indonesia yang berperan sebagai katalisator inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital yang terus berkembang pesat. Pameran ini menawarkan kesempatan berharga bagi bisnis untuk menemukan teknologi mutakhir, membangun kemitraan strategis, dan mempercepat pertumbuhan yang digerakkan oleh inovasi.

Firlie H. Ganinduto, Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia, menyatakan optimismenya terhadap kemitraan Kadin Indonesia dalam INTI 2026. “Transformasi digital membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan para pelaku teknologi. INTI 2026 dapat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan tersebut, membuka peluang kemitraan, serta mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia yang inovatif, terpercaya, dan berdaya saing,” ujar Firlie H. Ganinduto di Jakarta, Senin (27/7/2026).

14 Sektor Teknologi Strategis Hadir di INTI 2026

Sebagai platform teknologi dan inovasi berskala internasional, INTI 2026 akan menampilkan 14 sektor teknologi strategis. Sektor-sektor ini mencerminkan perkembangan industri global sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor ekonomi Indonesia. Kehadiran sektor-sektor ini bertujuan untuk menyatukan pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, dan penyedia solusi teknologi dalam satu ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi, investasi, pengembangan bisnis, dan startup.

Ke-14 sektor tersebut membentuk rantai nilai teknologi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fondasi ekosistem dibangun melalui sektor Connectivity & Infrastructure Digital Technology, 5G, Telco & Network Communication, serta Satellite & Broadcasting yang menyediakan infrastruktur dan konektivitas digital. Infrastruktur ini kemudian didukung oleh Data Center & Cloud sebagai tulang punggung pengelolaan dan pemrosesan data, yang menjadi landasan penerapan teknologi digital.

Di atas fondasi tersebut, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta Cyber Security & Data Protection berperan sebagai teknologi enabler yang mendorong terciptanya sistem digital yang cerdas, terintegrasi, dan aman. Inovasi ini diimplementasikan pada berbagai sektor strategis melalui Digital Smart Cities, Fintech, Digital Banking & Blockchain, Digital Health & MedTech, serta Smart Mobility, yang menghadirkan solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, memperluas inklusi digital, dan mendorong produktivitas dunia usaha.

Sementara itu, sektor Semiconductor, Electronic & Component, Robotic & Automation, serta Drone Technology & Manufacturing Technology menjadi penggerak penguatan kapasitas industri manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi produksi yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi. Pendekatan komprehensif ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat teknologi dan inovasi di kawasan Asia Tenggara.

Rangkaian Program Utama INTI 2026

Untuk mengoptimalkan pengalaman peserta dan memfasilitasi kolaborasi, INTI 2026 menghadirkan agenda pameran dan konferensi interaktif yang mencakup tiga kegiatan utama. Pertama, Immersive Exhibition menawarkan pengalaman pameran interaktif dan hands-on, di mana para profesional dapat melihat dan merasakan langsung inovasi teknologi masa depan, termasuk demonstrasi robotika tingkat lanjut dan pengoperasian perangkat canggih.

Selain itu, pameran ini juga menghadirkan Innovation Summit, yaitu rangkaian konferensi tingkat tinggi yang membedah berbagai sektor spesifik secara mendalam. Rangkaian summit ini mencakup topik diskusi strategis seperti Telco, Internet & Satellite Summit, Data Center & Cloud Infrastructure Summit, AI & Cybersecurity Summit, Robotics & Drone Manufacture Summit, hingga Electronics & Component Summit.

INTI 2026 Sekilas

INTI 2026 diproyeksikan menjadi platform strategis bagi pelaku industri teknologi nasional dan internasional dengan skala penyelenggaraan yang lebih besar. Pameran ini menargetkan kehadiran 952 exhibitor yang akan menampilkan inovasi dan solusi teknologi terkini, serta menarik lebih dari 30.000 pengunjung profesional. Lebih dari itu, sekitar 3.000 delegasi akan terlibat dalam forum bisnis, konferensi, dan networking, dengan target lebih dari 1.500 Business-to-Business (B2B) Meetings untuk membuka peluang kerja sama dan investasi.

Dengan partisipasi dari 20 negara, INTI 2026 memperkuat posisinya sebagai pameran teknologi internasional. Sekitar 47 perusahaan AI lokal dan 52 perusahaan cybersecurity akan turut serta, bersama dengan perusahaan dari berbagai negara lainnya. Sekitar 40% dari total peserta pameran akan menampilkan produk dan solusi yang memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), menunjukkan kontribusi industri teknologi nasional dalam transformasi digital Indonesia.

Seluruh rangkaian acara akan berlangsung di area seluas 13.000 meter persegi, menampilkan berbagai sektor teknologi unggulan dan menghadirkan lebih dari 550 pembicara dari kalangan pemerintah, industri, akademisi, dan praktisi global. INTI 2026 diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekosistem teknologi nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi di Asia Tenggara.