Detak.news — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 943,7 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 22 Juli 2026. Manuver ini berbanding terbalik dengan tren sebelumnya, di mana asing justru melakukan net buy.
Dua saham yang paling banyak diobral oleh investor asing adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang merujuk pada data BEI, asing menjual saham TPIA senilai Rp 172,3 miliar pada sesi I, dengan volume mencapai 76 juta saham. Aksi jual ini terjadi di pasar reguler saat harga saham TPIA mengalami penguatan tipis 0,4% ke level Rp 2.240. Meskipun demikian, saham TPIA tercatat telah menguat 8,7% dalam sebulan terakhir, namun turun 68% secara year to date (ytd).
Total transaksi saham TPIA pada sesi I mencapai Rp 1.100 triliun dengan frekuensi 72,4 ribu kali. Perlu dicatat, pada perdagangan Selasa (21/7/2026), saham TPIA justru banyak diminati asing dengan net buy mencapai Rp 32,8 miliar.
Sementara itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga menjadi sasaran jual asing dengan nilai net sell sebesar Rp 103,9 miliar pada sesi I. Volume saham DSSA yang dijual asing mencapai 110,8 juta lembar. Aksi jual ini terjadi ketika harga saham DSSA melemah 2,6% ke level Rp 915. Dalam sebulan terakhir, saham DSSA tercatat menguat 7,6%, namun secara ytd mengalami penurunan signifikan sebesar 77,3%.
Total transaksi saham DSSA pada sesi I mencapai Rp 632,3 miliar dengan frekuensi 71,4 ribu kali. Berbeda dengan TPIA, saham DSSA pada perdagangan Selasa (21/7/2026) juga banyak dibeli asing dengan net buy mencapai Rp 263,6 miliar.
Ikuti Detak.news
