— JAKARTA – PT LJCSJ secara resmi membuka fasilitas pabrik dan kantornya di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Jakarta Utara. Perusahaan hasil kolaborasi PT Lijing Group dari Tiongkok dan PT CSJ Group dari Indonesia ini didirikan untuk memperkuat industri manufaktur komponen teknik, hub bolt, dan komponen undercarriage di Indonesia dengan produk berstandar internasional.

Melalui merek Hiro Bolt, PT LJCSJ memproduksi beragam komponen industri dan otomotif. Rangkaian produknya mencakup hub bolt, nut, track bolt, U Bolt, cold heading, forged parts, serta komponen undercarriage seperti track shoe, track link, track roller, carrier roller, idler, sprocket, dan track pin & bushing. Seluruh komponen ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di sektor industri, otomotif, alat berat, hingga pertambangan.

Direktur Utama PT LJCSJ, Lu Kebing, menyatakan bahwa peresmian pabrik ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas manufaktur dan menyediakan produk berkualitas tinggi bagi pasar domestik maupun internasional. “Peresmian pabrik ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan produk manufaktur berkualitas tinggi dengan standar global. Melalui brand Hiro Bolt, kami menggabungkan pengalaman manufaktur internasional dengan kemampuan produksi di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif, alat berat, dan berbagai sektor strategis lainnya,” ujar Lu Kebing dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Salah satu keunggulan utama produk Hiro Bolt terletak pada standarisasi Jepang dalam proses produksi hub bolt dan baut roda, yang menghasilkan produk dengan presisi, kekuatan, dan keandalan tinggi. PT LJCSJ juga menggunakan material berkualitas tinggi dan telah melalui sertifikasi uji tarik (tensile test) untuk memastikan performa sesuai standar teknis yang dipersyaratkan.

Sistem manajemen mutu perusahaan telah memperoleh sertifikasi ISO 9001, yang menegaskan komitmen PT LJCSJ dalam menjaga konsistensi kualitas produk, efektivitas proses produksi, dan kepuasan pelanggan.

Lu Kebing menambahkan bahwa kolaborasi antara mitra Indonesia dan Tiongkok menjadi fondasi penting dalam membangun industri manufaktur yang semakin kompetitif. “Kami percaya sinergi teknologi, pengalaman, dan sumber daya dari kedua negara akan menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Ke depan, kami ingin terus memperluas kapasitas produksi sekaligus menjadi mitra terpercaya bagi berbagai industri yang membutuhkan komponen berkualitas tinggi,” katanya.

Kehadiran fasilitas produksi PT LJCSJ di KBN Marunda diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan rantai pasok industri manufaktur nasional, peningkatan transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan industri komponen teknik dan alat berat di Indonesia.

“Dengan dukungan teknologi modern, standar kualitas Jepang, sertifikasi internasional, serta kolaborasi strategis antara Indonesia dan Tiongkok, PT LJCSJ melalui brand Hiro Bolt optimistis dapat menjadi salah satu produsen hub bolt dan komponen undercarriage terpercaya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor,” pungkasnya.