— Meta resmi memperluas kehadiran Meta AI di platform Threads dengan menghadirkannya ke fitur pesan langsung atau Direct Message (DM) bagi pengguna di berbagai negara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman kecerdasan artifisial yang lebih fleksibel sekaligus menjawab permintaan komunitas yang menginginkan interaksi lebih privat.

Sebelumnya, berbagai interaksi dengan Meta AI di Threads lebih banyak berlangsung melalui ruang publik. Kini, pengguna dapat mengobrol langsung dengan asisten AI tersebut tanpa perlu membagikan isi percakapan kepada pengguna lain. Kehadiran fitur baru ini diharapkan membuat penggunaan Meta AI menjadi lebih nyaman, terutama bagi mereka yang ingin mencari informasi, meminta bantuan, atau berdiskusi mengenai suatu topik secara pribadi.

Meta menilai pengalaman berbasis pesan pribadi akan memberikan keleluasaan lebih besar bagi pengguna dalam memanfaatkan kemampuan AI tanpa harus khawatir percakapannya muncul di linimasa publik.

Meta AI Kini Bisa Diakses Lewat DM Threads

Melalui pembaruan terbaru ini, Meta AI telah terintegrasi langsung ke dalam fitur Direct Message Threads. Pengguna cukup membuka ruang percakapan dan mulai berinteraksi dengan AI sebagaimana mengirim pesan kepada pengguna lain.

Meta menjelaskan bahwa integrasi tersebut bertujuan memberikan pengalaman yang lebih natural. Pengguna dapat mengajukan berbagai pertanyaan, meminta penjelasan mengenai suatu topik, hingga berdiskusi mengenai berbagai informasi secara lebih mendalam.

Perusahaan menyebutkan bahwa banyak pengguna menginginkan cara berinteraksi dengan AI yang lebih personal. Oleh karena itu, kehadiran Meta AI di DM menjadi solusi yang dianggap mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan pendekatan baru ini, Meta berharap semakin banyak pengguna yang memanfaatkan teknologi AI dalam aktivitas sehari-hari tanpa harus meninggalkan aplikasi Threads.

Pengguna Bisa Berbagi Beragam Konten ke Meta AI

Tidak hanya melayani percakapan berbasis teks, Meta AI di DM Threads juga mendukung berbagai jenis konten.

Pengguna dapat mengirim unggahan Threads, gambar, tautan situs web, maupun video secara langsung kepada Meta AI. Setelah itu, AI akan membantu memberikan penjelasan, menjawab pertanyaan lanjutan, atau memberikan informasi tambahan sesuai konteks konten yang dibagikan.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menggali informasi lebih dalam tanpa perlu berpindah aplikasi. Sebagai contoh, ketika menemukan sebuah unggahan menarik di Threads, pengguna dapat langsung mengirimkannya kepada Meta AI untuk meminta ringkasan, penjelasan, atau informasi pendukung lainnya.

Kemampuan ini membuat Meta AI tidak hanya berfungsi sebagai chatbot biasa, tetapi juga menjadi asisten digital yang mampu membantu memahami berbagai jenis konten secara lebih praktis.

Pengalaman Serupa Sudah Hadir di Platform Meta Lainnya

Integrasi Meta AI melalui pesan pribadi sebenarnya bukan hal baru dalam ekosistem Meta.

Sebelumnya, perusahaan telah menghadirkan fitur serupa di Facebook, Instagram, serta WhatsApp. Kehadiran Meta AI di Threads menjadi langkah lanjutan agar seluruh platform utama Meta memiliki pengalaman AI yang relatif seragam.

Strategi tersebut memudahkan pengguna yang telah terbiasa menggunakan Meta AI di aplikasi lain. Mereka tidak perlu mempelajari cara penggunaan baru karena konsep interaksinya tetap konsisten.

Meta juga terus berupaya memperluas fungsi AI agar mampu membantu berbagai aktivitas, mulai dari pencarian informasi, rekomendasi konten, hingga mendukung produktivitas pengguna.

Dengan semakin luasnya implementasi Meta AI, perusahaan memperlihatkan komitmennya dalam menjadikan kecerdasan artifisial sebagai bagian penting dari pengalaman menggunakan media sosial.

Meta Masih Menguji AI di Linimasa Publik Threads

Selain menghadirkan Meta AI di pesan pribadi, Meta juga masih menjalankan uji coba fitur AI pada linimasa publik Threads.

Pengujian tersebut dilakukan secara terbatas di beberapa negara, termasuk Argentina, Malaysia, Meksiko, Arab Saudi, dan Singapura.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat melihat unggahan yang dibuat langsung oleh Meta AI maupun berinteraksi dengan menandai akun @meta.ai dalam percakapan publik.

Langkah ini menjadi bagian dari eksperimen Meta untuk mengetahui bagaimana AI dapat berkontribusi dalam percakapan komunitas tanpa mengurangi pengalaman pengguna.

Meski demikian, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan sehingga belum tersedia secara global.

Pengguna Memiliki Kendali atas Rekomendasi Meta AI

Meta juga menambahkan sejumlah pengaturan agar pengguna tetap memiliki kontrol terhadap interaksi dengan Meta AI.

Saat ini pengguna memang belum dapat memblokir akun Meta AI sepenuhnya. Namun perusahaan menyediakan opsi “not interested” atau “tidak tertarik” yang memungkinkan sistem mengurangi rekomendasi konten dari AI.

Selain itu, pengguna juga dapat membisukan balasan Meta AI apabila merasa tidak ingin melihat respons otomatis dalam percakapan tertentu.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Meta berusaha menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi AI dengan kenyamanan pengguna. Tidak semua orang memiliki kebutuhan yang sama terhadap fitur kecerdasan artifisial, sehingga perusahaan memberikan beberapa opsi penyesuaian.

Ke depan, Meta diperkirakan akan terus mengembangkan kemampuan Meta AI di seluruh platform miliknya. Integrasi ke dalam DM Threads menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas penggunaan AI dalam komunikasi sehari-hari.

Dengan kemampuan berbagi unggahan, gambar, tautan, hingga video secara langsung kepada Meta AI, pengguna kini memiliki cara yang lebih praktis untuk memperoleh informasi, mengeksplorasi berbagai topik, serta berdiskusi secara privat tanpa harus membagikan percakapan ke ruang publik. Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, Meta AI berpotensi menjadi salah satu fitur utama yang semakin memperkuat pengalaman menggunakan Threads di masa mendatang.