Detak.news — JAKARTA – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) berhasil mencatatkan skor 87,13 dalam penilaian “ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025”. Angka ini melampaui rata-rata skor emiten berkapitalisasi pasar besar atau big cap di Indonesia yang berada di angka 82,60. Berdasarkan hasil evaluasi, Lautan Luas mendapatkan predikat “Good” atau Level 3. Predikat ini menandakan perusahaan telah mengimplementasikan sebagian besar standar internasional dalam praktik tata kelola perusahaan.
ACGS merupakan instrumen penilaian yang dikembangkan oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF). Tujuannya adalah untuk mengukur penerapan tata kelola perusahaan terbuka di kawasan Asia Tenggara sesuai dengan standar internasional. Penilaian ini mencakup berbagai aspek krusial, seperti transparansi, akuntabilitas, perlindungan hak pemegang saham, tanggung jawab direksi, serta implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Penilaian terhadap Lautan Luas didasarkan pada informasi yang dapat diakses publik, utamanya laporan tahunan 2025 dan data yang tertera dalam situs resmi perusahaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Lautan Luas mencatat kinerja positif pada empat area utama. Keempat area tersebut meliputi hak dan perlakuan yang setara terhadap pemegang saham, keberlanjutan dan ketangguhan perusahaan, tingkat pengungkapan dan transparansi, serta tanggung jawab direksi.
Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk, Indrawan Masrin, menyatakan bahwa pencapaian ini merefleksikan upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat tata kelola sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan jangka panjang. “Pencapaian ini mencerminkan komitmen Lautan Luas untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Indrawan menambahkan, tata kelola perusahaan tidak hanya sekadar pemenuhan regulasi. Lebih dari itu, ia berperan penting dalam membangun fondasi kepercayaan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Lautan Luas berkomitmen untuk terus menyempurnakan kebijakan, meningkatkan transparansi, dan menerapkan praktik tata kelola yang selaras dengan standar internasional.
Perusahaan berharap penguatan tata kelola ini dapat mendukung operasional bisnis yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Upaya ini juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan, mitra, pemegang saham, serta masyarakat luas.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.