— JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 293,4 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (27/7/2026). Aksi jual asing ini terfokus pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, saham BMRI menjadi sasaran jual asing dengan nilai mencapai Rp 135,6 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata sesi I. Total volume saham BMRI yang diperjualbelikan asing dalam aksi ini sebanyak 33,1 juta lembar.

Transaksi di pasar reguler tersebut terjadi saat harga saham BMRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini diturunkan, saham BMRI tercatat melemah 0,73% ke level Rp 4.100 per saham. Meskipun demikian, dalam satu bulan terakhir, saham BMRI masih mencatatkan kenaikan sebesar 3%, namun secara year to date (ytd) masih terkoreksi 19,4%.

Secara keseluruhan, data dari IDX menunjukkan pergerakan saham BMRI telah ditransaksikan sebanyak 154 juta lembar dengan frekuensi mencapai 33 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi total sebesar Rp 631,1 miliar.

Aksi jual asing terhadap saham BMRI ini melanjutkan tren pada perdagangan pekan sebelumnya. Pada Jumat (24/7/2026), tercatat aksi net sell asing pada saham BMRI mencapai Rp 639,6 miliar.

Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Senin (27/7/2026), diprediksi bahwa target terdekat saham BMRI berada di kisaran harga Rp 4.240 hingga Rp 4.350.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia juga mengidentifikasi area support untuk saham BMRI pada level Rp 4.010 hingga Rp 4.070.