— JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tengah memantau pergerakan Unusual Market Activity (UMA) terhadap tiga saham emiten. Pemantauan ini dilakukan pada Selasa (28/7/2026) terhadap saham PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA).

Manajemen BEI dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Namun, BEI melakukan pemantauan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.

Saham FILM tercatat mengalami penurunan signifikan selama sebulan terakhir, yakni sebesar 36,9%. Jika dilihat sejak awal tahun, saham ini bahkan telah anjlok 92,8%. Berbeda dengan FILM, saham DOOH justru melesat 90,9% dalam sebulan terakhir, meskipun secara year-to-date (ytd) mengalami penurunan 24,2%. Sementara itu, saham TAMA menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 76,3% dalam sebulan terakhir dan melonjak 388,4% sejak awal tahun.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis manajemen BEI.

Dengan adanya pengumuman ini, BEI mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Selain itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasi yang diberikan. Investor juga disarankan untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi (corporate action) emiten, terutama jika rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.