Detak.news — JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi untuk menguat mencapai level resistance atau batas atas. Analisis teknikal dari BNI Sekuritas memberikan panduan bagi investor untuk memaksimalkan keuntungan dari saham ini.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam catatannya pada Kamis (23/7/2026), memproyeksikan target terdekat saham BUMI berada di kisaran harga Rp 171 hingga Rp 174.
Secara teknikal, BNI Sekuritas mengidentifikasi area support atau batas bawah saham BUMI pada level Rp 167-Rp 168. Rekomendasi yang diberikan adalah spec buy dengan rentang pembelian di 167-168, dan menetapkan batas kerugian (cutloss) di bawah Rp 165.
Pada penutupan perdagangan Rabu (22/7/2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI tercatat stagnan di level Rp 168. Meskipun demikian, kinerja saham ini dalam sepekan terakhir menunjukkan kenaikan 12,7%, dan dalam sebulan terakhir tumbuh 3,7%. Namun, secara year to date (ytd), saham BUMI masih mencatat penurunan 54,1%.
Data dari Stockbit pada perdagangan Rabu (22/7/2026) menunjukkan adanya aktivitas pembelian bersih oleh investor asing atau net buy asing sebesar Rp 27,27 miliar pada saham BUMI.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.