Detak.news — JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi untuk menguat menuju level resistance atau batas atas. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memberikan panduan bagi investor untuk memaksimalkan keuntungan dari pergerakan saham ini.
Dalam catatan analisisnya untuk perdagangan Selasa (21/7/2026), CGS International Sekuritas Indonesia menetapkan target terdekat saham BUMI pada rentang harga Rp 163 hingga Rp 166.
Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support atau batas bawah untuk saham BUMI berada di level Rp 146 hingga Rp 153. “Saham BUMI memiliki level support di 146-153. Ada potensi lanjutan penguatan menuju resistance selanjutnya 163-166,” ungkap CGS International Sekuritas Indonesia pada Selasa (21/7/2026).
Pada penutupan perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (17/7/2026), saham BUMI mengalami lonjakan signifikan sebesar 6%, ditutup pada level Rp 159.
Dalam sepekan terakhir, saham BUMI mencatat kenaikan sebesar 6,7%, meskipun dalam sebulan terakhir mengalami penurunan 5,3%. Secara year to date (ytd), saham BUMI tercatat mengalami penurunan 56,5%.
Data dari Stockbit menunjukkan bahwa pada perdagangan Senin (20/7/2026), saham BUMI banyak diminati oleh investor asing, dengan catatan pembelian bersih atau net buy asing sebesar Rp 9,12 miliar.
Ikuti Detak.news
