— Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 759,4 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026). Aksi jual ini terfokus pada empat saham unggulan.

Berdasarkan data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi sasaran jual bersih asing senilai Rp 386 miliar. Transaksi ini melibatkan 91,3 juta saham dengan harga rata-rata pada sesi I. Pelemahan harga saham BMRI terjadi bersamaan dengan aksi jual ini, tercatat turun 3,42% ke level Rp 4.230 saat berita ditayangkan. Dalam sebulan terakhir, saham BMRI menunjukkan kenaikan 2,6%, namun secara year to date (ytd) mengalami penurunan 17%.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga mengalami aksi jual asing dengan net sell senilai Rp 142,8 miliar. Sebanyak 814,5 juta saham diperdagangkan dengan harga rata-rata sesi I. Pelemahan harga saham BUMI terjadi bersamaan dengan aksi jual tersebut, anjlok 6% ke level Rp 172. Dalam sebulan terakhir, BUMI mencatat kenaikan 2,9%, namun secara ytd turun 53%. Perdagangan kali ini berbalik dari sehari sebelumnya, Kamis (23/7/2026), di mana saham BUMI justru mencatat net buy asing sebesar Rp 55,5 miliar.

Selanjutnya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatatkan net sell asing senilai Rp 123,3 miliar. Sebanyak 172,5 juta saham diperdagangkan berdasarkan harga rata-rata sesi I. Aksi jual ini terjadi saat harga saham CUAN anjlok 7,2% ke level Rp 3.000. Dalam sebulan terakhir, CUAN naik 2,19%, tetapi secara ytd mengalami penurunan 70%. Posisi ini juga berbanding terbalik dari perdagangan kemarin, Kamis (23/7/2026), yang mencatat net buy asing sebesar Rp 95,7 miliar.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga menjadi perhatian asing dengan net sell senilai Rp 113 miliar dari 54,6 juta saham yang diperdagangkan dengan harga rata-rata sesi I. Pelemahan harga saham TPIA sebesar 5,9% ke level Rp 2.040 terjadi bersamaan dengan aksi jual tersebut. Dalam sebulan terakhir, TPIA melemah 0,49%, dan secara ytd turun 70,8%. Aksi jual asing pada TPIA ini melanjutkan tren dari hari sebelumnya, Kamis (23/7/2026), di mana saham tersebut mencatat net sell asing sebesar Rp 367,8 miliar.