— Lima berita ekonomi paling populer hingga Minggu, 26 Juli 2026, menyoroti pergerakan saham, harga emas, dan potensi investasi.

Saham Bank Mandiri (BMRI) dan Proyeksi Keuangan

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp 30,4 triliun pada semester I-2026, menunjukkan pertumbuhan 24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun demikian, panduan margin bunga bersih untuk tahun ini mengalami penurunan. Rekomendasi dan target harga saham BMRI terus diperbarui seiring dengan perkembangan kinerja keuangan bank tersebut.

Pergerakan Harga Emas Perhiasan

Pada Minggu, 26 Juli 2026, harga emas perhiasan terpantau stabil di berbagai penjual emas terkemuka. Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh faktor permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.

Penurunan Tajam Harga Emas Antam (ANTM)

Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) mengalami penurunan signifikan dalam sepekan terakhir, yaitu sebesar Rp 33.000 per gram. Hingga Sabtu, 25 Juli 2026, harga emas Antam tercatat berada di level Rp 2.612.000 per gram. Penurunan ini juga tercermin pada berbagai pecahan emas batangan, belum termasuk pajak.

Saham yang Merugikan Investor Pekan Ini

Sebanyak 10 saham tercatat sebagai penyebab kerugian parah bagi investor pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 20-24 Juli 2026. Saham-saham ini mengalami penurunan harga antara 12% hingga 29%, termasuk FILM dan JELI yang masuk dalam daftar top losers.

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) untuk Senin 27 Juli 2026

Diprediksi, harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Level support pertama untuk logam mulia ini diperkirakan berada di Rp 2.592.000 per gram. Jika terus melemah, support kedua berada di Rp 2.440.000 per gram. Sementara itu, jika terjadi penguatan, resistance pertama harga emas Antam (ANTM) dipatok di Rp 2.628.530 per gram.