— PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan penyaluran kredit usaha mikro sebesar Rp31,3 triliun sepanjang paruh pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 15,7% secara tahunan (year on year/yoy), jauh melampaui pertumbuhan kredit mikro industri perbankan yang hanya mencapai 1,5% (yoy) per Juni 2026.

Selain kredit mikro, Bank Mandiri juga menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp72,6 triliun per akhir Juni 2026. Angka tersebut mengalami kenaikan 3,75% (yoy). Bank berlogo pita emas ini menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses pembiayaan yang inklusif dan berkualitas secara merata bagi para pelaku UMKM.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus berperan sebagai penggerak ekonomi nasional. “Ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir sebagai ekosistem penggerak ekonomi negeri, dari kota besar hingga ke pelosok daerah,” ujar Riduan dalam konferensi pers pada Kamis (23/7/2026).

Pertumbuhan kredit yang signifikan, termasuk pada segmen UMKM dan komersial, merupakan wujud nyata dari upaya Bank Mandiri dalam memperkuat fungsi intermediasinya serta mendukung aktivitas usaha para nasabah.

Komitmen ini juga diwujudkan melalui penawaran suku bunga kredit yang kompetitif dan relatif ringan. Hal ini terlihat dari penurunan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Mandiri yang tercatat sebesar 4,37% per Juni 2026, berbanding dengan 4,63% pada Juni 2025.

Pada kuartal ini, Bank Mandiri berhasil memperoleh fasilitas pinjaman sosial (social loan) senilai US$750 juta yang dijamin oleh Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), bagian dari World Bank Group. Fasilitas ini merupakan transaksi MIGA pertama dengan lembaga keuangan di Asia Tenggara. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pembiayaan UMKM, termasuk melalui skema KUR, serta memperkuat inklusi keuangan bagi UMKM yang dikelola oleh perempuan.

Dari sisi kualitas, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) untuk kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) Bank Mandiri secara ‘bank only’ berada di level 1,18% pada Juni 2026. Angka ini mengalami peningkatan 21 basis poin (bps) dari 0,95% pada Juni 2025. Sementara itu, NPL untuk kredit mikro dan payroll tercatat sebesar 3,18%, meningkat dari 2,6% pada tahun sebelumnya.