— JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pemantauan terhadap pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham emiten pada Selasa, 21 Juli 2026. Ketiga saham yang masuk dalam radar pemantauan ketat BEI adalah PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Koka Indonesia Tbk (KOKA), dan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN).

Manajemen BEI dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Pemantauan dilakukan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.

Kinerja Saham yang Mencolok

Saham SMLE tercatat mengalami kenaikan 52,5% dalam sebulan terakhir, meskipun secara year-to-date (YTD) masih tercatat turun 9,2%. Sementara itu, saham KOKA menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 132,3% dalam sebulan terakhir, dengan kenaikan 3,3% sejak awal tahun. Saham VERN juga tidak kalah impresif, dengan kenaikan 51,4% dalam sebulan terakhir dan melesat 72,3% secara YTD.

Arahan Bagi Investor

Sehubungan dengan terjadinya UMA pada ketiga saham tersebut, BEI menyatakan bahwa pihaknya sedang mencermati perkembangan pola transaksi yang terjadi. Bursa mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa, serta mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten.

Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali rencana corporate action emiten yang belum mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum mengambil keputusan investasi.