Detak.news — JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengambil langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan bisnis di segmen usaha kecil dan menengah (UKM). Upaya ini dilakukan melalui transformasi layanan berbasis One Relationship Manager (One RM) dan digitalisasi, sebagai respons terhadap perlambatan kredit UKM serta meningkatnya kehati-hatian industri perbankan.
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi, menjelaskan bahwa transformasi ini bertujuan menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, pelaku usaha dapat memperoleh solusi keuangan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
“Kami ingin menjadi lebih dari sekadar penyedia layanan perbankan, tetapi juga mitra yang tumbuh bersama nasabah, sejalan dengan purpose CIMB Niaga yaitu Advancing Customer & Society,” ujar Noviady, yang akrab disapa Dede, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Hingga akhir tahun lalu, outstanding pembiayaan segmen UKM CIMB Niaga tercatat mencapai Rp27,4 triliun, menunjukkan pertumbuhan 1,99% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) dari segmen ini meningkat 14,36% (yoy) menjadi Rp47,9 triliun. Pertumbuhan ini dinilai menunjukkan bahwa permintaan layanan perbankan UKM masih terjaga meskipun industri menghadapi tantangan perlambatan penyaluran kredit.
Salah satu pilar utama transformasi yang diterapkan adalah One RM Model. Model ini menyediakan satu Relationship Manager (RM) sebagai mitra strategis bagi nasabah. Melalui pendekatan ini, nasabah dapat memperoleh solusi terintegrasi yang mencakup pembiayaan, giro, cash management, payroll, collection, trade finance, transaksi valuta asing, hingga wealth management. Semua ini ditangani oleh satu RM yang memahami kebutuhan bisnis dan personal nasabah secara menyeluruh.
Pendekatan ini menandai pergeseran layanan SME Banking CIMB Niaga dari model yang berorientasi pada produk menjadi model yang berorientasi pada hubungan jangka panjang dengan nasabah. Dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan bisnis, RM dapat membantu para business owner memperoleh solusi yang lebih relevan sesuai dengan tahapan pertumbuhan usaha mereka.
Selain memperkuat layanan tatap muka, CIMB Niaga juga terus mengembangkan layanan digital melalui platform OCTO dan OCTOBiz. Platform ini mencakup kemudahan pembukaan rekening giro secara digital serta proses know your customer (KYC) secara daring, sehingga pelaku usaha dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih cepat.
Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan, CIMB Niaga juga mengembangkan produk khusus bagi pengusaha perempuan, seperti Giro Kartini dan Kartini Loan. Bank ini juga menjalankan program pemberdayaan Perempuan Berkarya bersama United Nations Environment Programme (UNEP).
Atas transformasi layanan UKM ini, CIMB Niaga berhasil meraih penghargaan Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan CIMB Niaga mentransformasi layanan SME Banking melalui pendekatan yang berfokus pada kebutuhan nasabah, didukung oleh model layanan terpadu One RM, inovasi digital melalui platform OCTO dan OCTOBiz, solusi inklusif bagi pengusaha perempuan, serta komitmen terhadap keberlanjutan yang terintegrasi dalam model bisnis dan layanan perbankan.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.