Detak.news — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada sesi pertama perdagangan Senin (27/7/2026), ditutup turun 22,5 poin atau 0,36% ke level 6.173. Pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen domestik terkait kepastian kursi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa bursa regional Asia sempat menguat setelah jeda akhir pekan, didukung oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Penghentian serangan AS terhadap Iran dan pernyataan Iran mengenai penghentian serangan balasan meredakan kekhawatiran pasokan minyak dunia dan inflasi global.
Di China, National Bureau of Statistics (NBS) melaporkan pertumbuhan laba industri sebesar 18,7%, sedikit melambat dari bulan sebelumnya namun menunjukkan pemulihan ekonomi yang masih berlangsung, didukung oleh aktivitas ekspor meskipun permintaan domestik masih lemah. Pasar juga menantikan pertemuan Politbiro akhir pekan ini yang diharapkan menguraikan prioritas kebijakan paruh kedua tahun ini, seiring dengan meningkatnya ekspektasi dukungan kebijakan tambahan pasca indikator ekonomi yang menunjukkan pemulihan tidak merata.
Sementara itu, di pasar domestik, IHSG bergerak melemah. Pelaku pasar cenderung bersikap ‘wait and see’ menanti Gubernur BI definitif. Pengunduran diri mendadak Gubernur BI Perry Warjiyo dan penetapan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara menjadi perhatian.
Meskipun pergantian ini merupakan upaya menjaga kepercayaan pasar terhadap keberlangsungan tugas BI dalam meredam volatilitas pasar keuangan, Pilarmas menegaskan bahwa pasar mengkhawatirkan potensi ketidakpastian arah kebijakan moneter, independensi BI, serta stabilitas nilai rupiah akibat mundurnya gubernur sebelumnya.
Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar antara lain DMMX, TFAS, ZONE, MCAS, dan DIVA. Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar adalah KDTN, MLPT, OILS, IFSH, dan COCO.
Pilarmas merekomendasikan ‘buy’ untuk saham ADMR dengan level support dan resistance di 1.450-1.560.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.