— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Senin (20/7/2026) dengan catatan positif, menguat 46,37 poin atau 0,75% ke level 6.221,9 pada sejam pertama. Pergerakan IHSG terpantau hijau di rentang 6.191 hingga 6.249.

Pada periode yang sama, volume perdagangan mencapai 8,09 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,82 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 778.453 kali transaksi. Sebanyak 407 saham mengalami kenaikan, sementara 159 saham diperdagangkan menurun, dan 216 saham lainnya stagnan. Saham-saham dalam indeks LQ45, yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi pasar besar, turut melesat 1,1%.

Pergerakan positif juga terlihat pada bursa saham Asia. Indeks Shanghai, China, melonjak 1,57%, dan Hang Seng, Hong Kong, menguat 1,84%. Sementara itu, Straits Times, Singapura, sedikit melemah 0,02%, dan Nikkei, Jepang, libur.

Saham-Saham Top Gainers

Sejumlah saham mencatat kenaikan tajam dan masuk dalam daftar saham unggulan atau ‘top gainers’. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 17% hingga 25%.

Salah satu saham yang mencapai batas tertinggi ‘auto rejection’ atas (ARA) adalah PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), yang melonjak 24,48% menjadi Rp 1.195. Saham ‘top gainers’ lainnya termasuk PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang naik 23,61% ke Rp 1.335, PT Citatah Tbk (CTTH) yang melejit 17,6% ke Rp 147, dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) yang menguat 17,43% ke Rp 256.

Saham Top Losers

Di sisi lain, terdapat lima saham yang mengalami penurunan signifikan dan masuk dalam daftar ‘top losers’. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) tercatat ambruk 9,84% ke Rp 26.350. Diikuti oleh PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) yang anjlok 9,33% ke Rp 68, dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang jatuh 6,74% ke Rp 360.

Selanjutnya, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 5,88% ke Rp 320, dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) mengalami penurunan 5,36% ke Rp 424.