Detak.news — JAKARTA – PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menyampaikan keterbukaan informasi terbaru pada Rabu, 22 Juli 2026. Direksi perseroan menjelaskan bahwa informasi ini disampaikan kepada para pemegang saham dan masyarakat sebagai bentuk pemenuhan prinsip keterbukaan atas fakta material yang relevan dengan kegiatan perseroan.
Informasi tersebut memuat perkembangan terkait persetujuan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ketiga, persiapan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue), serta rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa (TCP).
Direksi MEJA melanjutkan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan kepada Perseroan untuk menyelenggarakan RUPSLB Ketiga. Persetujuan ini tertuang dalam Surat OJK Nomor S-36/PM.2/2026 tertanggal 13 Juli 2026. Berdasarkan persetujuan tersebut, Perseroan merencanakan penyelenggaraan RUPSLB Ketiga pada tanggal 21 Agustus 2026, dengan tetap memperhatikan jadwal, tata cara, serta ketentuan pemanggilan rapat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.
Dalam RUPSLB Ketiga tersebut, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas mata acara Persetujuan Pemberian Kuasa kepada Direksi untuk melaksanakan penambahan modal dasar Perseroan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mata acara tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung rencana aksi korporasi Perseroan, termasuk persiapan Rights Issue dalam rangka rencana akuisisi TCP. Selain itu, Perseroan sedang menyelesaikan proses audit laporan keuangan periode Juni 2026 sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan dan kelengkapan dokumen untuk rencana aksi korporasi.
Perseroan juga sedang melakukan penunjukan Kantor Jasa Penilai Publik sehubungan dengan rencana perubahan bidang usaha MEJA menjadi perusahaan induk. Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan setiap perkembangan material lebih lanjut kepada pemegang saham dan masyarakat sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
Menurut direksi MEJA, rencana penyelenggaraan RUPSLB Ketiga, persiapan Rights Issue, dan rencana akuisisi TCP diharapkan dapat mendukung transformasi Perseroan, memperkuat struktur permodalan, memperluas kegiatan usaha, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. Namun demikian, pelaksanaan rencana tersebut tetap bergantung pada persetujuan pemegang saham, pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta penyelesaian seluruh dokumen dan proses pendukung yang dipersyaratkan.
Ikuti Detak.news
