— JAKARTA – XCMG Indonesia secara resmi mengoperasikan Basis Manufaktur Energi Baru di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP), Indonesia, pada 27 Juli. Peresmian pabrik energi baru pertama XCMG di luar negeri ini bersamaan dengan peluncuran dan penyerahan batch pertama peralatan energi baru kepada mitra strategis.

Acara peresmian dihadiri oleh Vice President Director of XCMG, Song Zhike, jajaran manajemen Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pelanggan, mitra industri, dan sekitar seratus tamu undangan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi XCMG untuk mempercepat transformasi perusahaan melalui lima arah utama: pengembangan kelas atas (high-end development), kecerdasan (intelligentization), pengembangan hijau (green development), globalisasi (globalization), dan pengembangan berorientasi layanan (service-oriented development). Ekspansi global dan pengembangan industri hijau menjadi fokus utama strategi perusahaan, dengan Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia sebagai perwujudan integrasi kedua strategi tersebut.

Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia mengintegrasikan manufaktur unit lengkap, penelitian dan pengembangan yang disesuaikan dengan kondisi operasional lokal, serta layanan purna jual lokal. Fasilitas ini bertujuan mempersingkat waktu pengiriman dan memenuhi kebutuhan berbagai sektor di Indonesia, termasuk pertambangan, pembangunan infrastruktur, dan logistik kawasan industri.

Produk yang diluncurkan adalah wheel loader listrik murni XC968-EV, yang dilengkapi sistem penggerak motor ganda terintegrasi. Dibandingkan alat berat berbahan bakar fosil sekelas, wheel loader ini dapat mengurangi biaya operasional hingga sekitar 78 persen dan biaya perawatan sekitar 60 persen. Setiap unit juga mampu mengurangi emisi karbon dioksida hingga sekitar 150 ton per tahun, menjadikannya solusi ideal untuk mendukung pengembangan tambang hijau dan kawasan industri rendah karbon di Indonesia.

Dengan komitmen pada pembangunan berkelanjutan, basis manufaktur ini berfokus pada substitusi peralatan energi baru dan pengembangan ekonomi sirkular. Melalui kapabilitas manufaktur lokal, fasilitas ini memasok alat berat listrik skala besar untuk mendukung transformasi rendah karbon di sektor strategis Indonesia. XCMG juga mengembangkan sistem operasional sirkular untuk peralatan bekas dan remanufaktur komponen guna memaksimalkan efisiensi pemanfaatan sumber daya industri.

Saat ini, sekitar 80 persen karyawan di operasional XCMG Indonesia adalah tenaga kerja lokal. Perusahaan terus berupaya memperluas peluang kerja dan mengembangkan talenta teknis lokal. Pada tahun 2026, XCMG Machinery kembali masuk dalam daftar Fortune China ESG Impact List, sebagai satu-satunya perusahaan industri alat berat yang terpilih.

Kolaborasi Strategis XCMG dan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Penyerahan batch pertama peralatan energi baru ini mencerminkan kolaborasi strategis antara XCMG dan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) melalui sinergi teknologi, skenario aplikasi, manufaktur, dan pasar. XCMG unggul dalam pengembangan dan manufaktur alat berat energi baru yang cerdas, sementara IWIP memiliki ekosistem industri matang dan beragam skenario aplikasi di Indonesia.

Pembangunan hingga pengoperasian pabrik ini hanya memakan waktu satu setengah tahun sejak penandatanganan kerja sama. Kolaborasi lintas sektor ini menghadirkan model kerja sama perusahaan Tiongkok di pasar global yang menghasilkan nilai lebih besar.

Perwakilan pelanggan menyatakan, “Peralatan energi baru kini diproduksi secara lokal, lebih sesuai kebutuhan operasional rendah karbon kami, dan respons layanan lebih cepat. Ini nyata membantu kami meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional.”

Integrasi Rantai Industri Menyeluruh

Selama lebih dari tiga dekade mengembangkan pasar Indonesia, XCMG telah membangun sistem operasional dan layanan terlokalisasi. Saat ini, XCMG memiliki 32 jaringan penjualan dan 53 jaringan layanan, didukung lebih dari 120 kendaraan layanan profesional serta sistem pengelolaan suku cadang tiga tingkat. Infrastruktur ini memastikan lebih dari 30.000 unit peralatan XCMG yang beroperasi di Indonesia dapat bekerja andal.

Dengan beroperasinya pabrik manufaktur energi baru ini, XCMG Indonesia mewujudkan rantai industri terintegrasi yang mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, pasokan, penjualan, layanan, dan dukungan pembiayaan. Kehadiran peralatan energi baru yang diproduksi lokal menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur hijau yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia. XCMG menjadikan Basis Manufaktur Energi Baru Indonesia sebagai model percontohan manufaktur cerdas di pasar global, dengan inovasi teknologi sebagai penggerak utama dan pendalaman model kolaborasi dengan mitra lokal.