Detak.news — JAKARTA – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), salah satu emiten dari Grup Djarum, menunjukkan potensi untuk membagikan dividen yang lebih besar kepada para pemegang sahamnya. Hal ini didukung oleh penguatan posisi kas perusahaan dan penurunan rasio utang yang signifikan. Kondisi ini menjadi katalis positif bagi saham TOWR untuk mencapai target harga yang lebih tinggi.
Berdasarkan analisis yang dirilis oleh Verdhana Sekuritas, adjusted funds from operation (AFFO) perusahaan tercatat terus mengalami peningkatan sejak kuartal kedua tahun 2022. Pada kuartal pertama tahun ini, AFFO mencapai Rp1,78 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,68 triliun. Angka ini juga menunjukkan pertumbuhan dari Rp1,58 triliun pada kuartal I-2024 dan Rp1,48 triliun pada kuartal I-2022.
Dalam rentang waktu yang sama, rasio utang bersih terhadap AFFO juga menunjukkan tren penurunan. Posisi puncak rasio ini tercatat pada 7,98 kali di kuartal IV-2025, dan berhasil turun menjadi 6,58 kali pada kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut berada di bawah level akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024.
“Dalam pandangan kami, fenomena ini menjadi precursor untuk memberikan nilai lebih besar kepada pemegang saham,” tulis Verdhana Sekuritas dalam risetnya yang dikutip pada Senin (27/7/2026).
Dividen dan Proyeksi Target Harga
Verdhana Sekuritas mencatat bahwa TOWR masih menerapkan rasio dividen yang cenderung konservatif, berkisar antara 15-20%, yang masih di bawah rata-rata industri sebesar 35%. Namun, proyeksi menunjukkan bahwa rasio ini diperkirakan akan mengalami perubahan mulai tahun 2027. Perubahan ini seiring dengan perbaikan arus kas dan penurunan rasio utang yang terus berlanjut.
Analis Verdhana Sekuritas melihat adanya peluang yield dividen saham TOWR dapat mencapai 6%. Hal ini didorong oleh kenaikan rasio dividen dari rata-rata 1-2% dalam dua tahun terakhir. Peningkatan yield dividen ini dianggap sebagai katalis kuat bagi saham TOWR, bukan sekadar peristiwa biasa.
Dengan pertimbangan tersebut, Verdhana Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham TOWR. Target harga yang dipasang adalah Rp950 per saham. Angka ini menjanjikan potensi keuntungan (cuan) lebih dari 100% jika dibandingkan dengan harga saham pada 21 Juli 2026 yang berada di level Rp412.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.