— Nilai tukar rupiah (IDR) menunjukkan tren pelemahan terhadap dolar AS (USD) sepanjang periode 20 hingga 24 Juli 2026. Dalam sepekan, mata uang Garuda kehilangan 15 poin atau melemah 0,08%, bergerak dari posisi Rp 17.948 menjadi Rp 17.963 per dolar AS.

Perdagangan awal pekan pada Senin, 20 Juli 2026, dibuka dengan pelemahan 65 poin (0,36%) ke level Rp 17.986. Rupiah ditutup melemah 27 poin pada hari itu, berakhir di Rp 17.948 per dolar AS.

Memasuki Selasa, 21 Juli 2026, rupiah sempat menunjukkan penguatan. Dibuka menguat 11 poin (0,06%) ke Rp 17.937, mata uang ini ditutup menguat 60 poin (0,33%) ke level Rp 17.888.

Namun, tren pelemahan kembali terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026. Rupiah dibuka melemah 46 poin (0,26%) ke Rp 17.934 dan ditutup melemah 29 poin di angka Rp 17.917 per dolar AS.

Kondisi serupa berlanjut pada Kamis, 23 Juli 2026. Nilai tukar rupiah dibuka melemah 7 poin (0,04%) ke Rp 17.924 dan ditutup melemah 19 poin ke level Rp 17.936.

Menjelang akhir pekan, pada Jumat, 24 Juli 2026, rupiah kembali dibuka melemah 33 poin (0,18%) ke Rp 17.969. Penutupan perdagangan hari itu pun masih mencatat pelemahan 27 poin (0,15%), mengakhiri pekan di Rp 17.963 per dolar AS.

Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan bahwa nilai tukar rupiah masih rentan terhadap pelemahan pada perdagangan pekan mendatang. Hal ini terutama disebabkan oleh sentimen kekhawatiran lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Ibrahim juga menilai pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh dampak pemberlakuan tarif impor baru oleh AS sebesar 10% terhadap beberapa negara mitra dagangnya, termasuk Indonesia. “Untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah bakal fluktuatif namun diprediksi melemah direntang Rp 17.960 – Rp 18.020 per dolar AS,” ujar Ibrahim dalam keterangannya pada Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, untuk pergerakan nilai tukar rupiah dalam sepekan ke depan, Ibrahim memprediksi akan bergerak di kisaran Rp 17.880 hingga Rp 18.250 per dolar AS.