— Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi penguatan lebih lanjut. Analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan saham ini dapat menembus level resistance terdekatnya.

Menurut catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Rabu (22/7/2026), target penguatan terdekat saham BUMI berada di kisaran Rp 174 hingga Rp 179. Level ini menjadi patokan bagi investor yang ingin memaksimalkan potensi keuntungan dari pergerakan saham tersebut.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support yang kuat untuk saham BUMI berada di rentang Rp 151-Rp 160. Keberadaan support ini dinilai krusial sebagai penahan laju penurunan harga.

“Saham BUMI memiliki level support di 151-160. Ada potensi lanjutan penguatan menuju resistance selanjutnya 174-179,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya pada Rabu (22/7/2026).

Pada penutupan perdagangan Selasa (21/7/2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 5,6%, ditutup pada level Rp 168.

Dalam sepekan terakhir, saham BUMI telah menguat sebesar 13,5%. Namun, jika dilihat dalam satu bulan terakhir, pergerakannya cenderung stagnan. Secara year-to-date (ytd), saham BUMI mengalami penurunan sebesar 54,1%.

Data dari Stockbit menunjukkan bahwa pada perdagangan Selasa (21/7/2026), saham BUMI menjadi sasaran net sell asing dengan total penjualan mencapai Rp 51,9 miliar.