— JAKARTA – Kepolisian memastikan situasi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, telah berangsur kondusif pasca bentrokan antarkelompok warga yang terjadi pada Minggu siang. Personel Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa langkah-langkah cepat diambil untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, serta mengusut penyebab keributan. Peristiwa ini mengakibatkan sebuah bangunan semi permanen dan empat unit sepeda motor terbakar. Empat orang dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut informasi awal yang dihimpun, keributan bermula ketika sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam. Kelompok tersebut diduga merusak gerobak nasi uduk, yang kemudian memicu bentrokan dengan warga setempat. Bentrokan meluas hingga ke Jalan Tambak No. 85, yang berujung pada terbakarnya sebuah bangunan semi permanen dan empat sepeda motor.

Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami rangkaian peristiwa untuk mengungkap penyebab pasti keributan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Situasi di lokasi kini dilaporkan telah kondusif dan aktivitas masyarakat berangsur normal kembali.

Sebelumnya, kepolisian menginformasikan bahwa satu korban bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, meninggal dunia setelah menjalani penanganan medis di RSCM. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa dari dua korban yang dievakuasi dalam kondisi kritis, satu di antaranya tidak dapat diselamatkan saat di rumah sakit.

“Iya benar. Informasi terbaru dari dua orang korban dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal,” kata Roby di Jakarta, Minggu. Ia menambahkan bahwa satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif karena kondisinya kritis.

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini diduga dipicu oleh perselisihan antara warga dengan sejumlah oknum yang menempati lahan kosong di kawasan Jalan Tambak. Polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti bentrokan tersebut, termasuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat. Selain korban jiwa, bentrokan ini juga menyebabkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan.