Detak.news — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terus memperluas dampak positif kampanye lingkungannya melalui program #AksiAsri Operasi Semut. Sejak diluncurkan pada awal 2023, program ini telah berhasil mengumpulkan 265 kilogram sampah dari berbagai ruang publik di Indonesia, dengan partisipasi 291 relawan.
Program ini merupakan bagian dari Kampanye Indonesia Asri yang bertujuan mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Hingga pertengahan 2026, #AksiAsri Operasi Semut telah diselenggarakan dalam 12 seri. Setiap kegiatan menggabungkan edukasi mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu dengan aksi bersih-bersih di ruang publik. Program ini telah digelar di berbagai lokasi strategis, termasuk kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Kota Tua, dan Gelora Bung Karno (GBK). Selain itu, program ini juga hadir dalam sejumlah ajang nasional seperti Jakarta Running Festival, Jakarta Martial Arts Extravaganza (JMAE), dan Indonesia Short Course Emerging Series 2026.
“Melalui kehadiran di berbagai kegiatan tersebut, Chandra Asri berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memilah sampah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pernyataan manajemen TPIA dalam keterangan pers, Kamis (23/7/2026).
Chandra Asri juga memastikan pengelolaan sampah yang terkumpul dilakukan secara bertanggung jawab. Sampah plastik bernilai rendah yang berhasil dipilah kemudian diolah di IPST ASARI (Industri Pengelolaan Sampah Terpadu Atasi Sampah Kelola Mandiri) menjadi minyak pirolisis sebagai bahan baku alternatif. Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan mendorong penerapan ekonomi sirkular, mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai tambah.
Atas pelaksanaan program tersebut, #AksiAsri Operasi Semut meraih predikat ‘Very Good’ pada kategori Creative Corporate Reputation dalam ajang Indonesia PR of the Year 2023. Penghargaan ini diberikan berdasarkan pengukuran kuantitatif terhadap efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
Memasuki penyelenggaraan seri ke-12, Chandra Asri memperluas jangkauan program ke luar Jabodetabek melalui inisiatif Jejak Asri On the Move. Program ini berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan telah digelar di Kota Serang, Banten.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.