Detak.news — China mencatatkan peningkatan signifikan dalam impor emas bersihnya melalui Hong Kong pada Juni 2026. Data terbaru menunjukkan impor bersih melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka impor pada bulan Juni tersebut mengalami sedikit penurunan dibandingkan bulan Mei 2026.
Menurut data dari Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong yang dirilis pada Senin (27/7/2026), China mengimpor emas bersih sebanyak 50,679 metrik ton melalui Hong Kong pada Juni 2026. Angka ini turun lebih dari 5% dibandingkan 53,674 ton pada Mei 2026, dan jauh lebih tinggi dibandingkan 19,366 ton pada Juni 2025.
Perlu dicatat bahwa data Hong Kong mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan total pembelian emas oleh China, karena negara tersebut juga mengimpor emas melalui jalur Shanghai dan Beijing. Jika diakumulasikan, total impor emas China melalui Hong Kong mencapai 78,147 ton pada Juni 2026, menunjukkan peningkatan 19% dari 65,562 ton pada bulan Mei.
Di sisi lain, Bank Sentral China, People’s Bank of China (PBOC), melaporkan peningkatan cadangan emas bulanan terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun pada Juni 2026. Kenaikan ini menandai akumulasi logam mulia oleh PBOC selama 20 bulan berturut-turut.
Per akhir Juni 2026, cadangan emas bank sentral China mencapai 75,44 juta troy ounce, naik dari 74,96 juta troy ounce pada bulan sebelumnya. Kenaikan sebesar 480.000 ons ini setara dengan hampir 15 ton metrik. Ini merupakan penambahan emas bulanan terbesar oleh PBOC sejak Oktober 2023, saat kepemilikan meningkat sebesar 740.000 ons.
Meskipun jumlah fisiknya bertambah, nilai total cadangan emas negara tersebut mengalami penurunan. Pada akhir Juni 2026, nilainya tercatat US$ 303,72 miliar, turun dari US$ 340,75 miliar pada Mei 2026.
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.