— JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk memimpin upacara pelantikan calon perwira remaja Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Acara bersejarah yang dikenal sebagai Prasetya Perwira ini akan diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu pagi, 22 Juli 2026.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi agenda tersebut, menyatakan bahwa Presiden Prabowo sendiri yang akan memimpin langsung upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB. “Besok sesuai dengan agenda, Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 WIB pagi,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21/7/2026).

Jumlah calon perwira yang diprediksi akan dilantik diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang. Namun, Prasetyo menambahkan bahwa angka tersebut masih dalam tahap konfirmasi akhir, mengingat adanya potensi penambahan jumlah peserta didik atau taruna tahun ini. “Karena ada perubahan nanti kami cek ya kurang lebih kalau kami tidak keliru kurang lebih di 1.500, tapi nanti kami coba cek kembali karena ada penambahan jumlah peserta didik atau jumlah taruna,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, 23 Juli 2025, Presiden Prabowo telah melantik sebanyak 2.000 taruna dari akademi tiga matra TNI dan taruna Polri. Mereka resmi menjadi perwira remaja TNI dan Polri dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang juga digelar di pelataran Istana Merdeka.

Dari 2.000 perwira remaja yang dilantik tahun lalu, rinciannya adalah 827 perwira remaja TNI Angkatan Darat, 433 perwira remaja TNI Angkatan Laut, 293 perwira remaja TNI Angkatan Udara, dan 447 perwira remaja Polri. Dalam upacara tersebut, tradisi penyematan tanda pangkat kepada para lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa menjadi momen penting, dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah oleh seluruh perwira remaja.

Tahun lalu, delapan peraih Adhi Makayasa yang tanda pangkatnya disematkan langsung oleh Presiden Prabowo adalah Alim Bimo Pratowo dan Muh. Afridzal Mukhlis dari TNI AD; Menenda Putra Duta dan Arya Handaru dari TNI AL; Evan Basith Reswara dan Axel Fahreza Adiatma dari TNI AU; serta Muh. Malik Aditya K dan Fathan Putra Rifito dari Polri.