Detak.news — Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menunjukkan tren positif dalam tiga hari bursa terakhir, ditutup menguat 7,48% ke level Rp 115 pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Perdagangan saham berkode BNBR ini mencatatkan volume 4,81 miliar saham dengan frekuensi 89.802 kali, serta nilai transaksi mencapai Rp 527,49 triliun. Investor asing tercatat melakukan net buy senilai Rp 44,49 miliar.
Dalam sepekan terakhir, saham BNBR telah melonjak hingga 33,72%. Pergerakan saham ini menjadi sorotan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), yang mencatat saham BNBR mampu melakukan rebound dari area demand 82-90 dengan peningkatan volume. BRIDS memperkirakan resistance pada 109 telah tertembus dan berpotensi naik ke target 118-122.
Sentimen positif tambahan bagi BNBR datang dari penetapan Bakrie Power, anak usaha BNBR, sebagai mitra terpilih melalui konsorsium Mentari Citra Lestari. Bakrie Power terpilih untuk pengembangan dan pengelolaan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pembangkit Listrik Sampah Menjadi Energi (PSEL) di wilayah Surabaya Raya.
Sebelumnya, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) telah memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan proyek PSEL dari Danantara. Sekretaris Perusahaan BNBR, Christofer Alexander Uktolseja, menjelaskan bahwa PT Bakrie Power dalam Consortium Mentari Citra Lestari telah ditetapkan sebagai mitra terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL tahap II.
Penetapan PT Bakrie Power sebagai mitra terpilih di Surabaya Raya ini masih bersifat bersyarat (conditional) dan tunduk pada pemenuhan seluruh persyaratan pengadaan yang berlaku. “PT Bakrie Power (Consortium Mentari Citra Lestari) sebagai mitra terpilih akan ditetapkan menjadi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL setelah persyaratan dalam conditional letter of award dipenuhi sepenuhnya,” ujar Christofer mengutip keterangan resmi, Selasa (21/7/2026).
Manajemen BNBR memandang bisnis Waste to Energy (PSEL) ini sebagai peluang diversifikasi bisnis yang menjanjikan dalam jangka panjang, sejalan dengan tren global menuju transisi energi dan ekonomi sirkular. Bisnis ini juga didukung oleh pengalaman dan kapabilitas Bakrie Power dalam membangun pembangkit listrik.
Bakrie Power bergabung dalam konsorsium Mentari Citra Lestari bersama PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited. Manajemen Bakrie Power menilai Acritas dan SUS Indonesia sebagai mitra yang kompeten dengan rekam jejak baik dalam pembangunan fasilitas PSEL. Acritas memiliki pengalaman di Surabaya, sementara SUS Indonesia akan bertindak sebagai Technology Provider dengan portofolio proyek serupa di berbagai negara.
Estimasi nilai investasi proyek ini belum dapat ditentukan karena PT Bakrie Power bersama anggota konsorsium dan Danantara masih dalam tahap studi kelayakan untuk mengevaluasi aspek teknis, komersial, dan finansial. Skema bagi hasil akan dibahas dan disepakati setelah studi kelayakan selesai, dengan mempertimbangkan hasil studi, struktur investasi, alokasi risiko, serta kesepakatan para pihak.
Peran Bakrie Power dalam konsorsium meliputi partisipasi dalam pemilihan kontraktor EPC, dukungan pemenuhan komponen lokal, dukungan operasi dan pemeliharaan (O&M), partisipasi pendanaan, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) lokal.
Ke depan, konsorsium bersama Danantara akan melanjutkan tahapan teknis, komersial, perizinan, dan pembiayaan. Mitra terpilih wajib memenuhi persyaratan menuju Final Letter of Award, termasuk penyusunan Feasibility Study, finalisasi struktur proyek, pembentukan Joint Venture Company, penyelesaian dokumen komersial, dan perolehan persetujuan pembiayaan.
Jadwal pembangunan dan target operasi komersial akan ditentukan saat penyusunan feasibility study. PT Bakrie Power berkomitmen mendukung target COD yang direncanakan oleh Danantara. Namun, estimasi kontribusi pendapatan maupun laba bersih dari fasilitas PSEL belum dapat disampaikan karena masih dalam proses pemenuhan persyaratan menuju Final Letter of Award dan pembentukan Joint Venture (JV).
Ikuti Detak.news

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.