Detak.news — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan 13-17 Juli 2026 diwarnai oleh lonjakan harga beberapa emiten. Sejumlah saham berhasil mencatatkan keuntungan jumbo, bahkan ada yang melesat hingga 138,2% dan menduduki posisi teratas dalam daftar top gainers.
Saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menjadi jawara pekan ini dengan kenaikan harga mencapai 138,2%. Harga saham AGAR melonjak dari Rp 505 menjadi Rp 1.202. Kenaikan signifikan ini menempatkan AGAR di puncak daftar saham dengan perolehan keuntungan terbesar.
Selain AGAR, beberapa saham lain juga menunjukkan performa impresif. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) membukukan kenaikan sebesar 77%, mencapai Rp 386. PT First Media Tbk (KBLV) menyusul dengan lonjakan 69,1% menjadi Rp 137, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan peningkatan 59,7% ke level Rp 29.225.
Performa positif juga terlihat pada saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) yang terdorong naik 46,6% menjadi Rp 151. PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) menguat 44,15% ke posisi Rp 1.355, sementara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 35,5% menjadi Rp 705.
Saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) turut mencatatkan kenaikan 35,5% menjadi Rp 725. PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) meningkat 35% ke Rp 216, dan PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) terkerek 34% ke level Rp 197.
Di tengah pergerakan saham-saham yang meraup cuan besar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan menunjukkan penguatan moderat. Selama sepekan, IHSG berhasil naik 4,24% dari posisi 5.924,3 menjadi ditutup pada level 6.175,5.
Peningkatan nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI juga tercatat sebesar 3,95%, bertambah Rp 409 triliun dari Rp 10.340 triliun menjadi Rp 10.749 triliun pada pekan tersebut.
Saham-Saham Pemicu Kerugian Investor
Tidak semua pergerakan saham berakhir positif. Sebanyak 10 saham tercatat mengalami pelemahan signifikan dan masuk dalam daftar top losers, menyebabkan kerugian bagi para investor.
PT Niramas Utama Tbk (JELI) menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, ambles 40,13% dari Rp 1.495 menjadi Rp 895. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) juga mengalami koreksi tajam sebesar 21,5%, dari Rp 167 menjadi Rp 131.
Saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) terpantau ambruk 19,1% ke Rp 228. PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) terkoreksi 14,4% menjadi Rp 89, dan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) jeblok 13,2% ke level Rp 92.
Penurunan juga dialami oleh PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) yang tergelincir 12,6% menjadi Rp 358, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 12,18% ke Rp 2.740, dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) turun 10,4% ke Rp 448.
Selain itu, saham PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) jatuh 9,75% menjadi Rp 1.805, dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) terpangkas 9,5% ke Rp 66.
Ikuti Detak.news
